MEDIA SELAYAR – Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, S.H., S.I.K., M.Tr.Mil., menunjukkan kepedulian kepada keluarga korban tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa dengan menghadiri prosesi pemakaman dan ikut menshalatkan jenazah Hasbi (41) di Dusun Palemba, Desa Kalepadang, Kecamatan Bontoharu, Sabtu (25/7/2026).
Hasbi merupakan salah seorang korban yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia mengapung di perairan Pulau Sabalanak. Setelah melalui proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel di Makassar, identitas korban dipastikan melalui pencocokan sidik jari dan data medis.
Atas arahan Kapolres, personel Polres Kepulauan Selayar terlebih dahulu diterjunkan ke Makassar untuk menerima jenazah dari Tim DVI Polda Sulsel, mengurus seluruh administrasi, sekaligus mengawal proses pemulangan jenazah hingga tiba di rumah duka.
Setelah menempuh perjalanan dari Makassar menuju Pelabuhan Bira, menyeberang ke Pelabuhan Pamatata, dan dibawa melalui RS KH. Hayyung, jenazah Hasbi tiba di rumah duka sekitar pukul 09.07 WITA.
Kedatangan jenazah mengakhiri penantian panjang keluarga yang selama beberapa hari berharap kepastian nasib almarhum.
Kapolres Didid Imawan bersama jajaran kemudian hadir di rumah duka, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga, serta ikut melaksanakan shalat jenazah bersama warga sebelum almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga.
AKBP Didid Imawan mengatakan kehadiran Polres Kepulauan Selayar merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat, khususnya keluarga korban yang sedang menghadapi musibah.
"Kami menugaskan anggota untuk menerima jenazah dari Tim DVI Polda Sulsel, membantu mengurus administrasi serta mengawal proses pemulangannya hingga tiba di Selayar.
Kami tidak ingin keluarga yang sedang berduka masih harus direpotkan dengan berbagai urusan. Kami berupaya membantu agar almarhum dapat kembali kepada keluarganya dengan baik," ujar Kapolres.
Ia juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Hasbi.
"Atas nama keluarga besar Polres Kepulauan Selayar, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan," tutupnya.
Kehadiran Kapolres bersama jajaran dalam prosesi salat jenazah hingga pemakaman mendapat apresiasi dari keluarga dan masyarakat setempat.
Bagi keluarga Hasbi, kehadiran aparat Kepolisian sejak proses identifikasi, pemulangan jenazah hingga pemakaman menjadi bentuk nyata kepedulian dan pendampingan di tengah duka yang mereka alami. (R).


