MEDIA SELAYAR | SELAYAR — Masyarakat Batangmata Sapo kini menikmati hasil program pembangunan TMMD ke-128, termasuk jalan pertanian, RTLH (perumahan komunitas), fasilitas air bersih, dan renovasi masjid.
Seiring berakhirnya program TMMD ke-128 TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan oleh Kodim 1415/Selayar, pada 21 Mei 2026, semua proyek fisik dan non-fisik yang berfokus di Desa Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, telah dipastikan selesai 100 persen.
Program pembangunan utama yang ditargetkan oleh TMMD tahun ini meliputi pembukaan jalan pertanian sepanjang 3,35 kilometer dengan lebar 5 meter yang menghubungkan Lapangan Sukadin di Batangmata Sapo ke daerah pesisir timur yang berbatasan dengan Desa Balang Butung.
Selain itu, Satuan Tugas TMMD juga menyelesaikan pembangunan jalan pertanian sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 5 meter di Desa Tamalanrea.
Selain fokus pada infrastruktur jalan, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), juga telah diselesaikan.
Lima unit RTLH, lengkap dengan toilet dan kamar mandi umum, dibangun di tiga lokasi berbeda: satu di Desa Kahu-Kahu, satu di Desa Tamalanrea, dan tiga di Desa Batangmata Sapo.
Di Desa Tamalanrea, Satuan Tugas TMMD juga membangun lima fasilitas air bersih, yang terdiri dari menara penyimpanan air yang dilengkapi dengan tangki air sebagai cadangan selama pemadaman listrik dua kali seminggu.
Sementara itu, tujuan tambahan, rehabilitasi tempat ibadah di Dusun Sukadin, juga telah selesai 100%. Masjid yang sebelumnya terbengkalai karena keterbatasan anggaran, kini memiliki kubah, pintu dan jendela, area wudhu, lantai keramik, langit-langit, serta instalasi listrik dan penerangan.
Semua proyek pembangunan fisik ini sekarang sudah siap digunakan oleh masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur, berbagai kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan, pendidikan, dan pengembangan masyarakat, juga telah dilaksanakan dengan baik dan mendapat respons positif dari warga setempat.
Keberhasilan TMMD ke-128 (Program Perencanaan Pembangunan Nasional) Komando Distrik Militer 1415/Selayar (Kodim 1415/Selayar) merupakan bukti nyata kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tengah kebutuhan masyarakat, membantu pemerintah mempercepat pembangunan pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Komandan Kodim 1415/Selayar, Letnan Kolonel Czi Yudo Harianto, S.T., menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah selesai tepat waktu berkat dukungan dan kerja sama semua pihak yang terlibat, termasuk pemerintah, Kepolisian Nasional (Polri), dan masyarakat Batangmata Sapo.
"Alhamdulillah, semua target fisik dan non-fisik TMMD ke-128 telah tercapai 100 persen. Ini adalah hasil kerja sama yang sangat baik antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat, yang telah bekerja sama untuk memastikan keberhasilan program TMMD," kata dia, pada Rabu (20 Mei 2026).
Ia berharap semua proyek pembangunan tersebut dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
"Kami berharap semua proyek pembangunan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dipelihara bersama sehingga penggunaannya berlangsung dalam jangka panjang," imbuhnya.
Selain pembangunan fisik, kegiatan non-fisik yang dilaksanakan selama TMMD (Program Pembangunan Militer Nasional) juga dianggap berdampak positif bagi masyarakat. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi pendidikan wawasan nasional, kesehatan, pertanian, ketertiban umum dan keamanan, serta pendidikan sosial untuk mendorong terciptanya desa-desa yang mandiri dan maju.
Upacara penutupan TMMD ke-128 direncanakan pada hari Kamis, 21 Mei 2026. Awalnya dijadwalkan di Lapangan Sukadin, Desa Batangmata Sapo, upacara tersebut dipindahkan ke Lapangan Gelora Batangmata karena banjir di Lapangan Sukadin menyusul hujan lebat di daerah tersebut beberapa hari terakhir.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk pengabdian TNI (Tentara Nasional Indonesia), yang didukung oleh pemerintah daerah dan masyarakat, untuk membantu mempercepat pembangunan daerah sekaligus memperkuat persatuan antara TNI dan rakyat. (hms/)
