MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Dampak Pandemi, Obyek Wisata Di Selayar Lesu Pengunjung, Ini Penjelasan Kadis Pariwisata
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dampak Pandemi, Obyek Wisata Di Selayar Lesu Pengunjung, Ini Penjelasan Kadis Pariwisata

    Media Selayar
    Senin, 13 Juli 2020, 18:36 WIB Last Updated 2020-07-13T11:03:34Z
    Dampak Pandemi, Obyek Wisata Di Selayar Lesu Pengunjung, Ini Penjelasan Kadis Pariwisata


    MEDIA SELAYAR. Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar mulai menyusun rencana aktivitas normal baru untuk kembali menggairahkan kegiatan Kepariwisataan didaerah ini. Lesunya kunjungan wisatawan, tidak terlepas dari dampak pandemi COVID-19 yang melanda dunia.

    Menyiasati hal ini, Dinas Pariwisata mulai menyusun perencanaan new normal disetiap tempat wisata alam, yang ada di wilayah Kepulauan Selayar, mengingat selama pandemi Covid-19 melanda dunia, kunjungan wsiatawan ke daerah ini anjlok dan menunjukkan trend menurun drastis, sehingga dipandang perlu untuk mengembalikan performa positif untuk semua kegiatan wisata.

    Kadis Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdurrahman mengungkapkan, bahwa untuk sektor pariwisata, saat pandemi Covid-19 saat ini, kunjungan wisatawan manca negara maupun lokal mengalami penurunan, sehingga pihaknya mengambil langkah untuk kembali mengait wisatawan kedepannya

    " Tentu saja tetap dalam koridor mentaati protokol kesehatan pada setiap aktivitas wisata selama berwisata didaerah kita ini, jelas Andi Abdurrahman.

    Kami sementara menyusun protap berwisata ditengah pandemi, atau aktivitas normal baru. Sehingga wisatawan dapat menikmati tanpa harus khawatir terpapar virus corona. Semua harus ditata kembali dengan menerapkan protokol kesehatan, jelasnya lagi. 

    “Meskipun masih tahap penyusunan, kami menargetkan Insya Allah bulan Agustus nanti seluruh kawasan wisata di Selayar sudah menerapkan protokol kesehatan dan memiliki persyaratan yang di tetapkan menuju new normal,” ujarnya.

    Andi Abdurrahman juga menjelaskan, penerapan protokol kesehatan merupakan salah satu support sistem untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    Andi Abdurrahman menghimbau kepada seluruh pengelola obyek wisata, agar dalam membuka pelayanan wisata, wajib menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjungnya. Wajib menyiapkan sarana cuci tangan dan memberi peringatan penerapan jaga jarak disetiap obyek wisata yang mulai membuka pelayanan. (Tim).
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru