MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Sekda : " Pemerintah Siapkan Hotel Reyhan Sebagai Tempat Karantina Adalah Kepentingan Kemanusiaan "
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sekda : " Pemerintah Siapkan Hotel Reyhan Sebagai Tempat Karantina Adalah Kepentingan Kemanusiaan "

    Media Selayar
    Jumat, 01 Mei 2020, 18:45 WIB Last Updated 2020-05-03T07:56:37Z
    MEDIA SELAYAR. Pasca diumumkan ada warga Selayar yang dinyatakan positif covid-19, dan mempunyai riwayat perjalanan dari makassar ke Selayar menggunakan pesawat terbang, Pemerintah melalui gugus tugas penanganan covid-19 melakukan karantina bagi semua penumpang pesawat yang bersama pasien positif tersebut.  

    Para penumpang ini juga ikut ditetapkan statusnya menjadi ODP dan OTG, jumlahnya juga tidak sedikit, sebanyak 68 orang berdasarkan manifest pesawat yang terbang dari makassar ke Selayar pada Jumat 24 April 2020 lalu.

    Seluruh daftar nama penumpang kemudian dijemput dan dilakukan koordinasi untuk melakukan karantina yang tempatnya telah disiapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di 3 hotel yang ada di Benteng Selayar.Yakni hotel Reyhan Square, hotel Syafira dan hotel Selayar Beach.

    Adanya statement terkait tempat isolasi OTG dan ODP beredar, hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., kepada awak media Jumat (1/5/2020) tentang adanya komentar Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 bahwa dia mengatakan sudah ada tempat isolasi karantina yang disiapkan Pemda.

    “Yang dimaksud disini Sekretaris Tim Gugus Covid-19 adalah tempat karantina bagi pasien yang sudah terjangkit covid-19, tempatnya adalah Rumah Sakit KH. Hayyung dan Puskesmas dan ini sudah disiapkan lebih dahulu,” ujar H. Marjani Sultan. 


    Selain dari 3 hotel ini, pemerintah daerah juga menyiapkan rumah sakit dan puskesmas Bontoharu untuk perawatan pasien positif terjangkit virus corona, dan fasilitasnya sudah lengkap, ucap H. Marjani Sulthan.

    “Rumah sakit KH. Hayyung dan Puskesmas Bontoharu digunakan untuk pasien terpapar corona bukan untuk OTG dan ODP,” ujarnya lagi.

    Sementara itu selebihnya, masih ada yang dilakukan karantina mandiri dirumah masing masing, mengingat karena permintaan sendiri dan ada jaminan dan siap mengikuti penanganan protokol kesehatan.

    “Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” jelasnya.

    H. Marjani Sultan juga menambahkan bahwa terkhusus untuk penanganan OTG dan ODP di Hotel Reyhan adalah kepentingan kemanusian bukan mencari profit atau keuntungan.

    “Kita sebagai pemerintah sangat membutuhkan lokasi seperti itu. Dan ada 3 Hotel yang kita gunakan sebagai tempat isolasi salah satu hotel reyhan,” pungkas H. Marjani Sultan. (Rls)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru