Pasca Jembatan Putus, Pendapatan Daerah Selayar Di Terminal Bonea Turun Drastis

MEDIA SELAYAR. Pasca ambruknya dua jembatan di jalan poros Benteng - Pelabuhan Pamatata Selayar, jalur transportasi warga Selayar ke wilayah utara dan keluar daerah ini terganggu. Sarana transportasi umum seperti Bus Akdp lintas Makassar dan daerah lain di Sulawesi Selatan serta angkutan pedesaan (Angdes) trayek Utara dan Timur Selayar juga lumpuh.
Terganggunya angkutan umum barang dan penumpang sangat mempengaruhi pendapatan asli daerah di terminal Bonea. Kondisinya sudah dua hari, pemasukan terminal sangat minim dan boleh dikatakan sangat kurang, dibawah 50% dari biasanya. Hal ini diungkapkan oleh Andi Eka Putra, Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Terminal Bonea Benteng Kab.Kep.Selayar kepada Media Selayar saat dihubungi Selasa (11/10)
Turunnya pendapatan Terminal Bonea disebabkan karena tidak masuknya Bus Akdp dan Angdes ke terminal tersebut, sementara untuk upaya lain misalnya menjemput retribusi ke sebelah jembatan, juga tidak dimungkinkan berhubung aturan daerah yang mengikat, demikian dijelaskan oleh Andi Eka Putra
Andi Eka Putra, Kepala UPTD Terminal Bonea Selayar mengatakan, bahwa salah satu upaya Pemerintah Daeerah saat ini adalah mengupayakan secepat mungkin akses jalan poros terbuka, diantaranya dengan membuka jalur alternatif, yang saat ini sudah mulai dilalui pengendara sepeda motor. Kemungkinan dalam sehari atau dua hari ini mobil juga sudah bisa melewati jalan tersebut, apalagi Pak Bupati sudah memerintahkan untuk turunkan alat berat, jadi saya yakin akan segera terbuka, ujarnya.
Dari konfirmasi ke Kepala Terminal Bonea juga disampaikan terkait informasi jadwal pemberangkatan Kapal Fery yang menurutnya, baru diterima dari sumber di Asdp Pelabuhan Bira. Disampaikan untuk disebarluaskan, bahwa kapal ferry Kmp Bontoharu untuk sementara hanya beroperasi 1 trip sehari sbb : PAMATATA - BIRA PUKUL 10 WITA DAN BIRA-PAMATATA PUKUL 15 WITA. Jadwal ini berlaku hingga ada jadwal selanjutnya. (lo2)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
JAKARTA, Industri perjalanan Umrah Indonesia mulai melihat desa sebagai ruang baru untuk membangun pasar, bukan sekadar sebagai sumber calo...
-
MEDIA SELAYAR - Tim Resmob Polres Kepulauan Selayar berhasil mengungkap dan menangkap seorang perempuan berinisial JA (45), warga Kota Par...
-
(net) MEDIA SELAYAR - Nama Selayar berasal dari kata cedaya ( Bahasa Sanskerta ) yang artinya satu layar, dikaitkan dengan sejarah yang kon...
-
MEDIA SELAYAR - Hujan yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam dua hari terakhir, sejak Sabtu malam hingga Minggu (29/6/2025...
-
MEDIA SELAYAR — Pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, dilaporkan air laut ma...
