TOP THIS BLOG

Selayar. Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

MediaSelayar

Medianya Orang Selayar

Bupati Lepas Kafilah Selayar Ke STQ XXX

Penulis Media Selayar TV on Kamis, 27 April 2017 | 11.58.00

Bupati ,Lepas, Kafilah ,Selayar, Ke STQ XXX
Pimpinan Rombongan Pamit Ke Bupati Di Rujab (27/4)
MEDIA SELAYAR. Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, hari ini Kamis (27/4) lepas Kafilah STQ Selayar yang akan bertanding pada STQ XXX, Tingkat Provinsi Sulawesi-selatan di Pare-Pare 28 April hingga 3 Mei 2017. Keberangkatan Kafilah STQ Selayar ke Pare-Pare dipimpin oleh Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Setda Kepulauan Selayar Ir. H. Arfang Arif.

Bupati Kep.Selayar, Muh. Basli Ali saat melepas Tim STQ berpesan agar Kafilah Selayar ke STQ Tingkat Provinsi ini, dapat mengangkat dan mengharumkan nama Selayar. Dan kepada peserta agar supaya dapat tampil maksimal sehingga dapat meraih juara.

Dari data yang ada, Kafilah STQ Selayar yang diberangkatkan hari ini, berjumlah 38 orang dengan rincian 10 orang peserta, 1 orang pelatih, 4 orang official, dan 23 orang penggembira. Peserta yang ikut bertanding akan mengikuti 7 cabang lomba yakni, tilawah dewasa, tilawah anak-anak, hifdzil 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. (KT2)

BACAMahasiswa Kepulauan Selayar Tolak Pemekaran

Mahasiswa Kepulauan Selayar Tolak Pemekaran

Mahasiswa, Kepulauan, Selayar, Tolak ,Pemekaran
fhoto : Tribun news
MEDIA SELAYAR. Sejumlah Mahasiswa asal Selayar dari beberapa perguruan tinggi secara terang-terangan menolak adanya wacana pemekaran Kabupaten kepulauan Selayar. Mahasiswa tersebut menegaskan hal ini di Makassar, tepatnya didepan gedung Tribun Timur, Rabu (26/4) Kemarin.

Mahasiswa asal Selayar yang datang adalah Sabindo, Safaruddin, Husni, La Dino, Irwansyah, Hendriawan dan Sariyono. Mereka menuding wacana yang digagas Forum Percepatan Pemekaran Kabupaten Kepulauan Takabonerate (FP2KT) Kabupaten Selayar beraroma dendam politik pasca-Pilkada Selayar 2015 lalu. Namun tudingan ini belum mendapat klarifikasi dari FP2KT.

Para Mahasiswa Selayar ini mengklaim sebagai mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Makassar. Dan Kedatangan mereka, adalah sebagai respon dari deklarasi dan rapat kerja FP2KT Kabupaten Selayar yang dilakukan di Makassar sebelumnya.

Wacana tentang pemekaran Kabupaten Kepulauan Selayar saat ini santer dibahas oleh para pemerhati, termasuk juga ramai dijejaring media sosial pada grup-grup Selayar. Dan klimaksnya adalah adanya forum yang mengatas namakan percepatan pemekaran Kabupaten Kepulauan Takabonerate atau disingkat FP2KT. (Sumber : Makassar Tribunnews Com).  Editor : Admin


BACA JUGANasir S.Sos.MH Irup Hari Pemasyarakatan Di Selayar

Nasir S.Sos.MH Irup Hari Pemasyarakatan Di Selayar

Nasir S.Sos.MH, Irup, Hari , Pemasyarakatan ,Di, Selayar
Nasir S.Sos.MH, Ka Rutan Selayar Irup Hari Pemasyarakatan 53 Di Rutan Selayar
MEDIA SELAYAR. Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Kabupaten Kepulauan Selayar, Nasir S.Sos.MH, pimpin upacara Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke 53 pada hari ini Kamis (27/4) dilapangan upacara Rutan Selayar.

Kepala Rutan Nasir S.Sos MH dalam amanatnya membacakan pidato seragam Menteri Hukum Dan Ham, Yasona Laoli. Yang diantaranya menyampaikan bahwa lembaga pemasyarakatan juga telah bertransformasi dari sitem hegemoni penjara, menjadi sistem pembinaan kepada narapidana.

Dalam upacara ini hadir dan menjadi peserta upacara, keluarga besar Rutan Selayar serta warga binaan. (*)

Editor : Lolo Muda
Foto    :  ARM


BACA JUGAKPK Cegah Korupsi Terintegrasi Di Sulsel

KPK Cegah Korupsi Terintegrasi Di Sulsel

KPK ,Cegah ,Korupsi ,Terintegrasi, Di ,Sulsel

MEDIA SELAYAR. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggagas upaya pencegahan korupsi terintegrasi diwilayah Sulawesi selatan dengan melaksanakan kegiatan identifikasi permasalahan terkait tata kelola pemerintah daerah dan bimbingan teknis penyusunan aturan pengendalian gratifikasi. Kegiatan ini berlangsuing di Kantor Inspektorat Provinsi Sulsel di Makassar pada Rabu (26/4) kemarin.

Hadir dari Pemkab Kepulauan Selayar diantaranya Kepala Inspektorat A.R Krg. Magassing, S.H.,M.H., Kepala BPKPAD H. Baharuddin AR, S.E., Bappelitbangda, Dishub, Dis. PMTSPTK, dan Bag. PBJP.

Dari pelaksanaan kegiatan ini, KPK berharap agar penerapan aplikasi pelaporan berbasis online sehingga lebih memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Dari KPK juga meminta agar pelaksanaan aplikasi online ini bisa segera diterapkan di Selayar pada tahun 2018 yang akan datang. (fadil/Imm)

BACA LAINNYA : Wabup Kep. Selayar Irup Hari Otoda Ke XXI Dan Apel Kesiagaan Bencana

Wabup Kep. Selayar Irup Hari Otoda Ke XXI Dan Apel Kesiagaan Bencana

Wabup Kep. Selayar, Irup ,Hari Otoda ,Ke ,XXI, Dan, Apel ,Kesiagaan ,Bencana

MEDIA SELAYAR
. Apel siaga bencana dan peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke XXI Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar berlangsung di Lapangan Pemuda Benteng pada hari Rabu (26/4). Bertindak sebagai Inspektur upacara sekaligus komandan Apel adalah Wakil Bupati, Dr. H. Zainuddin SH.MH.

Dr.H.Zainuddin SH.MH membacakan amanat Menteri Dalam Negeri dalam hal Otonomi Daerah. Yang pada intinya, Pemerintah Daerah senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dilakukan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing perekonomian daerah. Inilah tujuan utama otonomi daerah yang menjadi prioritas kebijakan daerah pada setiap Pemerintah Daerah di Indonesia.

Sehubungan dengan Apel Kesiagaan Bencana, Wakil Bupati Kepulauan Selayar mengatakan merupakan suatu forum kegiatan antar lembaga pemerintah, non pemerintah, masyarakat. Hal ini dilakukan dalam rangka kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Menurut Wakil Bupati hal yang paling terpenting adalah menjadi tahu bagaimana menangani bencana, pada saat sebelum terjadi bencana atau pra bencana, pada saat tanggap darurat bencana, dan rehabilitasi rekontruksi pasca bencana.

Tema Hari Otonomi Daerah XXI Tahun 2017 ini adalah Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Government. Hadir menjadi peserta upacara diantaranya, Ketua DPRD Selayar bersama jajaran Forkopimda dan Pimpinan OPD, serta undangan lainnya. 

Sementara peserta upacara terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Korpri, SAR, unsur PNS gabungan dari beberapa OPD, BPBD, dan dari unsur Pramuka. (KT2)

Video Keluarga Fatmawati Teriaki Hakim PN.Selayar

Penulis Media Selayar TV on Selasa, 25 April 2017 | 20.41.00

Wabup Hadiri Isra' Mi'raj Di Mesjid Agung Al-Umaraini Selayar

Wabup Hadiri Isra' Mi'raj, Di Mesjid Agung,  Al-Umaraini, Selayar

MEDIA SELAYAR. Wakil Bupati, Dr.H.Zainuddin SH.MH dan Jajaran OPD Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar bersama unsur Forkopimda, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama malam tadi Senin (24/4) mengikuti pelaksanaan Peringatan Isra'Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1438 H, di Mesjid Agung A-Umaraini Benteng. Pelaksanaannya mengusung tema, " Sholat Sebagai Pilar Menuju Masyarakat Maritim Yang Sejahtera ".

Pelaksanaan Isra'Mi'raj Tingkat Kabupaten KepulauanSelayar ini menghadirkan pendakwah dari lembaga Dakwah NU Provinsi.Sul-Sel, Dr. KH. Muh. Syawir Dahlan, SQ.MA. Yang dalam isi dakwahnya diantaranya, menyebutkan bahwa sekaya apapun umat tapi tidak melaksanakan sholat maka dia tidak akan mendapatkan kebahagiaan batin. Olehnya itu ia mengajak untuk senantiasa menjaga sholat  dan menjadikan sholat sebagai media untuk menyampaikan permohonan kita kepada Allah SWT.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr.H.Zainuddin SH.MH pada kesempatan memberikan sambutan Peringatan Isra'Mi'raj 1438 H tingkat Kabupaten ini menyampaikan bahwa peringatan Isra' Mi'raj ini adalah sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. "Pemerintah daerah berharap semoga acara ini bukan hanya acara seremoni saja tapi kita mampu mengambil hikmah di dalamnya. (KT2/L02) 

H.Zainuddin Hadiri Isra" Mi"raj 1438 H. Desa Onto

Penulis Media Selayar TV on Senin, 24 April 2017 | 12.08.00

H.Zainuddin ,Hadiri , Isra" Mi"raj ,1438 H, Desa Onto
Sek.Perhubungan, Abdul Wahab Dampingi Wabup, H. Zainuddin dan Camat Bontomatene
MEDIA SELAYAR. Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, SH.MH, mengajak masyarakat untuk memetik hikmah penting dari peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H, untuk dapat dijadikan teladan serta pedoman dalam menjalani hidup dan kehidupan. Demikian diungkap dalam acara Isra' Mi'raj di Desa Onto Kecamatan Bontomatene hari ini Senin (24/4).

Dr.H. Zainuddin, SH.MH didampingi Sekretaris Perhubungan, Abdul Wahab, S.IP.,MM dan Camat Bontomatene Drs. Andi Massaile. Menghadiri Acara IS'RA MI'RAJ 1438 H,  Dengan Tema "Perilaku Yang Kita Bangun Adalah Momentum Menuju Perilaku Yang Lebih Islami", (Adrian)

Pencanangan Kampung KB Selayar Segera Di Wilayah Kepulauan

Pencanangan, Kampung ,KB ,Segera ,Di ,Wilayah ,Kepulauan ,Selayar

MEDIA SELAYAR. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kepulauan Selayar, pada akhir pekan ke tiga bulan April 2017, telah mencanangkan Kampung KB di 6 Kecamatan Daratan di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kepala DP3AP2KB Andi Abdurrahman, SE., M.Si mengungkapkan setelah Kelurahan Benteng Selatan dan Desa Bontosunggu, pencanangan Kampung KB akan dilanjutkan pada 5 Kecamatan yang di Kepulauan. Sudah dijadwalkan bahwa pencanangan di Kepulauan akan dilaksanakan Tanggal 26 April sampai dengan 2 Mei 2017.

"Pencanangan kampung KB ini akan kita laksanakan secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, saya berharap dengan pencanangan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tapi yang tidak kalah pentingnya adalah pasca pencanangan kampung KB ini masyarakat bisa lebih mandiri," kata Andi Rahman. 

Dra.Hj.Patta Tulen M.Si kepada Media Selayar menjelaskan bahwa pencanangan Kampung KB telah dikonfirmasi ke Skpd terkait dan membenarkan bahwa pencanangan ini akan dilanjutkan ke seluruh wilayah kecamatan kepulauan Selayar. Insya Allah kita akan kabarkan keberangkatannya. (Kt2/Lo2) 

Kapolda Sulsel, Irjen.Pol.Muktiono Kunker Ke Selayar

Kapolda Sulsel, Kunker Ke Selayar
Bupati Jemput Kapolda Sulsel dengan Pengalungan Bunga Di Mapolres Selayar
MEDIA SELAYAR. Kapolda Sulawesi-selatan, Irjen.Pol. Muktiono.SH.MH melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Kepulauan Selayar pada Jumat (20/4). Kedatangannya di Selayar, disambut oleh Bupati Kepulauan Selayar, Muh.Basli Ali dan Kapolres, Akbp. Eddy S.Tarigan S.IK, bersama seluruh Jajaran Polres Kepulauan Selayar.

Kedatangan Kapolda Sulsel di Mapolres Selayar disambut dengan budaya Angngaru, oleh seorang personil Kepolisian Selayar an.Aiptu.M. Nasir. Selanjutnya pengalungan bunga oleh Bhayangkari dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, sebagai tanda selamat datang.

Dalam arahannya ke jajaran personil Kepolisian di Mapolres Selayar, Kapolda Sulawesi-selatan, Irjen.Pol. Drs.Muktiono.SH.MH meminta kepada seluruh jajaran Kepolisian Selayar untuk meningkatkan kinerja dengan memberi pelayanan terbaik serta menjunjung tinggi profesionalitas kerja dan etika Kepolisian.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kepulauan Selayar ini, Kapolda Sulsel,  Irjen.Pol. Muktiono SH.MH bersama Bupati ikut melakukan beberapa kegiatan diantaranya melakukan Safari Jumat bersama di mesjid tua Gantarang, dan ikut bersepeda bersama komunitas sepeda Selayar.

Selain itu Kapolda juga melakukan silaturahmi dengan personil TNI di Selayar dengan mengunjungi Markas Kodim 1415 Selayar dan melakukan tatap muka bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh personil TNI yang ada di Selayar dengan pimpinan Dandim 1415 Selayar, Letkol.ARM. Yuwono S.Sos.MM. (*)

Editor : Lolo Muda

BACA JUGA : Info Untuk Pencinta MotoGP Di Selayar



Info Untuk Pencinta MotoGP Di Selayar

Penulis Media Selayar TV on Minggu, 23 April 2017 | 09.05.00

Info, Untuk, Pencinta, MotoGP ,Di ,Selayar
Fhoto : MotorSport(dot)com
MEDIA SELAYAR. Salah satu perusahaan kacamata terkenal di dunia, Oakley saat ini telah menjalin kemitraan dengan Tim Moto GP anyar Yamaha MoviStar. Perusahaan Oakley akan menjadi sponsor pada tim balap MoviStar yang terkenal dengan dua pebalapnya saat ini. Yakni Valentino Rossi dan Marverick Vinales.

Seperti yang dikutip dari motorsport dot com, bahwa Oakley telah menjalin kemitraan dengan Movistar Yamaha MotoGP Tim. Dimana Oakley itu akan menjadi Official Sponsor dan Official Supplier selama kejuaraan dunia MotoGP 2017.

Dengan kemitraan tersebut, maka logo Oakley akan terpasang dimotor balap Yamaha Movistar Team, trus area pit garasi dan seragam crew tim balap dunia ini. Selain menyediakan kacamata kepada tim, teknologi lensa revolusioner yang secara dramatis meningkatkan detail, Oakley juga akan memasok helm keselamatan bagi para kru.

Sesuai dengan regulasi baru di MotoGP 2017, para mekanik wajib memakai helm keselamatan yang disetujui dan peralatan pelindung lainnya saat bekerja di pit lane, serta selama prosedur Flag to Flag diterapkan. (*)

BACA JUGA : Marques Raih Pole Position Moto GP Amerika 2017


Marques Raih Pole Position Moto GP Amerika 2017

Marques, Raih ,Pole Position, Moto GP Amerika 2017
Marc Marques
MEDIA SELAYAR. Pebalap Tim Repsol Honda, Marc Marques kembali unjuk gigi dalam babak qualifikasi MotoGP Austin Amerika pada Jumat (21/4) waktu setempat. Setelah Marques menjadi yang tercepat dan berhasil meraih pole position mengalahkan waktu raihan duo Yamaha, Marverick Vinales diurutan kedua dan Valentino Rossi yang harus puas diurutan ke tiga star.

Peraih juara seri MotoGP Austin sejak tahun 2013 hingga 2016 ini, menyatakan siap menjadi yang terbaik kembali pada star race besok, kendati menurutnya harus berjuang keras, karena untuk seri tahun 2017 ini, ia harus berjuang sengit mematahkan perlawanan pebalap senegaranya Vinales yang telah berhasil memperlihatkan kekuatannya dalam dua seri terakhir awal musim, demikian dikutip dari crash net.

Raihan pole position di Moto GP Amerika tahun 2017 ini, merupakan raihan pole ke lima pebalap Tim Repsol Honda asal negara Matador ini. Dan ia yakin bahwa di sirkuit ini Marques mampu mematahkan perlawanan Vinales dari Yamaha.

Sementara itu Rossi, yang selalu kalah bersaing di sirkuit MotGP Amerika dalam beberapa tahun terakhir ini, mengaku sudah siap mengahdapi race besok. Dan mengakui bahwa dua pembalap spanyol didepannya memang lebih cepat. Demikian dikutip dari AFP.

Valentino Rossi kini menjadi peraih poin terbanyak kedua setelah naim podium selama seri awal musim, Qatar dan Argentina dua pekan lalu. Dan peraih poin terbanyak Moto GP 2017 sementara dikemas oleh Marverick Vinales rekan setim Rossi di Yamaha Movi Star, setelah menjuarai dua seri pembuka awal musim.

Bagimanakah hasil MotoGP Amerika 2017 ?, Kita lihat sebentar dinihari, Senin (24/4) pukul 00.01 Wita termasuk di Selayar. Memastikan menonton live race di layar kaca Sport TV atau Trans7 Live MotoGP 2017. (*)

BACA JUGARossi Star Grid Ke 3 MotoGP Amerika 2017

Rossi Star Grid Ke 3 MotoGP Amerika 2017

Rossi, Star, Grid, Ke ,3, MotoGP ,Amerika ,2017
The Doctor 
MEDIA SELAYAR. Valentino " The Doctor" Rossi menempati posisi ke tiga kualifikasi MotoGp Austin 2017 Amerika pada Jumat (21/4) waktu setempat. Setelah posisi kedua diraih rekan setimnya Marverick Vinales dan Mark Marques menjadi yang terdepan digaris star dengan waktu tercepat.

Dari hasil ini diprediksi jalannya race akan semakin menegangkan mengingat rivalitas antar pebalap papan atas masing masing berada di grid depan saat star. Menyusul star ke empat Dani Pedrosa dan ke lima ada pebalap berbakat lainnya yakni Johan Zarco.

Kendati demikian sejumlah pengamat dan pencinta MotoGp, khususnya di Selayar ini, menyatakan bahwa pole posisition belum bisa dijadikan jaminan sebagai gambaran kekuatan untuk hasil race. Buktinya dalam dua seri terakhir, Marques yang selalu berada di grid depan saat star selalu gagal memasuki finish terdepan. Malah aksi Valentino yang berada di grid belakang pada saat star selalu menghasilkan podium saat race.

Bagimanakah hasil race Moto GP Amerika 2017, kita lihat saja hasilnya melalui live race MotoGP di layar kaca Trans7 mulai pukul 00.01 (WITA) waktu Selayar, hari Senin (24/4) sebentar. (*)

BACA JUGADuo Yamaha Rajai MotoGP Argentina 2017

Survey Obyek Wisata Selayar

Survey, Obyek ,Wisata, Selayar
Survey Obyek Wisata Selayar 
MEDIA SELAYAR WHILE IMPROVEMENT AND REINFORCEMENT OF OLD ARTICLES TO SOME FUTURE TIME. PLEASE SORRY TO THIS INTERFERENCE.

BACA PENGUSAHA GIPI SURVEY OBYEK WISATA

CERMIN MENGHADAPI PILKADA

Penulis Media Selayar TV on Sabtu, 22 April 2017 | 12.12.00

MEDIA SELAYAR WHILE IMPROVEMENT AND REINFORCEMENT OF OLD ARTICLES TO SOME FUTURE TIME. PLEASE SORRY TO THIS INTERFERENCE.

PIMPINAN KORUPTOR PASTI TIDAK PUNYA ETIKA DEMOKRASI

Sudah sepatutnyalah bila seluruh elemen bangsa ini diberi kebebasan menjadi pemimpin, serta menjadi wakil rakyat. Hingga saat ini pasti tidak ada yang berani menantang hal ini, karena Peraturan perundang undangan Negara Republik Indonesia telah mengatur akan hal ini. 

Kata awam adalah semua berhak dipilih dan berhak memilih yang di atur dalam sebuah perhelatan dalam aturan pemilihan umum yang kerap di sebut pesta demokrasi. Kendati demikian, perlulah disadari bahwa kebebasan yang di maksud bukanlah kebebasan dalam segala hal akan tetapi kebebasan yang diatur dalam peraturan resmi. 

Kata sifat dan kerja Demokrasi dalam peraturan Negara yang mengatur tentang hak seorang warga Negara untuk di pilih haruslah melalui berbagai persyaratan, khususnya bagi warga negara yang menginginkan dirinya maju dalam sebuah perhelatan demokrasi sekelas pemilihan Bupati atau kepala daerah. 

Dalam konteks inilah kerap warga Negara bersengketa pendapat, dimana lontaran kata mampu dan tidak mampu kemudian muncul dalam seluruh tahapan perhelatan. Nyaris hamper sama dengan perhelatan kebebasan demokrasi dalam memilih wakil rakyat atau mau dipilih menjadi wakil rakyat. 

Yakni warga Negara harus tidak cacat moral atau sebagai seorang yang bukan penzinah, bahkan dengan defenisi ini kadang kala seorang tidak bias menerima. Inilah awal sengketa bagaimana menentukan defenisi menjadi seorang yang mampu dipilih menjadi pemimpin kepala daerah. 

Bila kemudian defenisi ini di kembangkan secara mendasar bahwa tidak semua yang mampu dan sanggup serta mempunyai kemauan bisa dan dapat diangkat menjadi kepala daerah, lantas bagaimana dengan seorang yang tidak pernah terhukum namun bermoral bejat serta bermoral koruptor kemudian maju dan tampil sebagai seorang calon kepala daerah. 

Padahal dari survey kemudian membuktikan bahwa 90% masyarakat daerah itu tidak menginginkannya menjadi pemimpin mereka, sementara semua persyaratan kemudian mendukung sang amoral ini untuk tampil sebagai kandidat ?. Bukankan ini sebuah pelecehan etika dan arti dari sebuah demokrasi ?

Lantas dalam perjalanan tahapan perhelatan tersebut kemudian sang amoral tampil sebagai pengumpul suara terbanyak, yang tentu saja dicapainya dengan kemampuan yang dimilikinya, bukankah ini sebuah alamat kehancuran bagi masyarakat ?. 

Perbandingan terbalik kemudian juga akan muncul ketika prinsif kalangan birokrat dijadikan acuan oleh masyarakat pemilih, dimana pengalaman memimpin birokrasi pemerintahan kemudian dijadikan barometer sebuah kemampuan, sehingga sang birokrat kemudian muncul sebagai calon terpilih,tanpa sedikitpun mendapat hambatan dari pengalamannya sebagai birokrat yang pernah menyelamatkan uang Negara dalam konotasi bla bal lab.

Dua perbandingan diatas adalah sebuah motivasi bagi masyarakat yang saat ini bersiap siap memilih kepala daerah di daerahnya, setidaknya kita perlu sadarai dengan sendiri tanpa harus menunggu mau diajari oleh panitia pelaksana yang sesumbar mampu melaksanakan perhelatan demokrasi pemilihan kepala daerah tahun ini. 

Yang perlu kita cermati adalah eksistensi parpol pendukung, yang merupakan pilihan sejak dulu, kemudian mencermati moral dan latar belakang serta cerita sang amoral , kemudian bagaimana menepis tawaran tim sukses kandidat yang hanya bermodal popularitas atau duit semata, karena hal ini merupakan cerminan kapablitas yang pasti tidak akan merubah tabiat dan moral sang calon pemimpin amoral. 

Hindari menerima pemberian dengan ikatan memilih yang tidak sesuai hati nurani, karena akan berujung pada penyesalan selama 5 tahun lamanya. Pastikan , bahwa pimpinan yang tidak bermoral pasti akan menjadi koruptor dalam perjalanannya.


Nusinara'na Mendaftar Pertama.

ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR TAHUN 2010. Selayar, DP. Pasangan Nusinara'na ( Nursyamsina Areppala - Goenawan Muchtar) mengawali Pendaftaran di KPUD Kabupaten Selayar sebagai pasangan Cabub dan Cawabub dalam Pilkada 2010 juni mendatang . Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrat, Hanura, PDK, PKNU dan Gerindra.

Dengan hanya dikawal 20 buah Abang Becak, pasangan Nusinara'na mendatangi KPUD Kab. Kep Selayar,pada hari kamis 18 Maret 2010. Hal ini tentunya cukup menjadi perhatian warga di sekitar kantor KPUD.

Acara penyambutan sendiri dikemas secara menarik

Oleh panitia Penyambutan KPUD Selayar yang bertajuk penyambutan adat ala pesta perkawinan. Dalam sabutannya ketua KPUD kab. Selayar Sulfinas Indra mengatakan, acara penyambutan dikemas dalam bentuk seperti perkawinan, sebagai simbol bahwa dimulainya pendaftaran Pasangan calon tidaklah menjadi timing awal kekhawatiran masyarakat. Melainkan kita memasuki tahapan pesta demokrasi yang sejuk untuk memilih pemimpin daerah.

Terkait tahapan pendaftaran dan penetapan calon, KPUD akan mempelajarai kelengkapan berkas pendaftaran dan bilamana masih terdapat kekurangan, maka melalui penghubung pasangan calon KPUD akan memberikan waktu satu minggu untuk melengkapi, terang Sulfinas saat acara penyambutan di aula passamaturukang KPUD Selayar.

Sementara itu Nursyamsina Aroeppala dalam konferensi pers di Ruang Media Center KPUD usai acara penyambutan menyebutkan delapan item programnya: Diantaranya pemberdayaan ekonomi kerakyatan, perbaikan iklim investasi, pembangunan infrastruktur dasar dan Pemberdayaan perempuan. Pada kesempatan ini Ina Aroeppala menegaskan bhwa perlu diingat dirinya juga adalah incumbent, dan bahwa dirinya adalah satu-satunya prempuan di sul-sel yang ikut dalam pilkada 2010,sehingga sebagai seoranng perempuan adalah suatu kewajiban baginya untuk melaksanakan program Gender. Yang kemudian di sambut oleh ketua Partai Demokrat sebagai Partai Pengusung sebagai Program internasional yang harus diapresiasikan bersama.Ditanya, tentang penanganan Korupsi, ina mengatakan bahwa dirinya tidak memasukkan program pemberantasan Korupsi karena menurutnya, kan sudah ada KPK, saya lebih memilih memperbaiki sisim, karena kalau sistemnya bagus maka isinya juga akan bagus termasuk pelaksana pembangunan tersebut.

Goenawan Muchtar sebagai calon wakil Bupati pada kesempatan yang sama mengatakan,bahwa dirinya

Akan bekerjasama dengan Ibu Ina menjalankan program yang telah disusun,ia juga berjanji akan membangun lebih baik wilayah kepulauan, khususnya memperlancar transportasi laut sebagai salah satu cara mempermudah akselerai daratan denganwilayah-wilayah kepulauan.

Rangkaian acara kemudian berakhir sekitar pkl 10.00 wita, dan kemudian rombongan pendaftaran yang dikemas dengan nuansa kesederhanaan itu kembali ke posko pemenangan jln. Sultan Hasanuddin, Benteng dengan menggunakan becak. (As.18 maret 2010)

PENETAPAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI SELAYAR PANAS, LAYAKNYA DEBAT KANDIDAT

ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR. Kep. Selayar DP, KPUD Selayar akhirnya menetapkan tiga pasangan calon dalam pelaksanaan pilkada kab.kep Selayar 2010. Berlangsung di ruang pola KPUD senin 19 april 2010 ketua KPUD sulfinas Indra didampingi anggota membacakan penetapan 3 pasangan calon,yang kesemuanya hadir dalam acara ini. 

Adapun ketiganya adalah Nursyamsina Aroeppala- Gunawan Mochtar, Samsu Alam Ibrahim- Ince Langke dan Syahrir Wahab- Syaiful Arief. Penetapan ini akan berlanjut pada pengundian nomor urut dan deklarasi damai pada tanggal 21 april 2010.

Dalam pembahasan deklarasi damai inilah yang kemudian berlanjut menjadi perdebatan yang cukup alot. Dimana sebelumnya hanya pasangan calon yang penandatangani deklarasi pilkada damai. Akan tetapi Ince Langke kemudian mengusulkan bahwa Deklarasi damai hendaknnya melibatkan Penyelenggara, pemerintah, pasangan calon, panwas, pengamanan dan pemantau pilkada. 

Hal inilah yang kemudian menjadi perdebatan, bahkan Syaiful Arief mengatakan kita boleh berinovasi tapi jangan yang aneh-aneh. Sementara Ina Aroeppala dalam pandangannya mengajak untuk kembali kepada aturan yang ada. Perdebatan ini bahkan kemudian berlanjut pada netralitas PNS yang dipertanyakan.

Meskipun cukup alot, akan tetapi situasi tetap berjalan baik, dalam kendali ketua KPUD akhirnya disepakati bhwa deklarasi damai akan melibatkan penyelenggara, pasangan calon dan stackeholder yang terlibat, meskipun untuk redaksi dari pernyataan damai akan dibicarakan kemudian.

Perdebatan juga berlanjut pada permintaan KPUD yang meminta pada pasangan calon untuk tidak menggunakan atribut calan mapun partai dalam acara deklarasi damai yang rencananya dilakasanakan di gedung juang 45 benteng. Tim sukses pasangan calon kemudian meminta penjelasan tentang batasan makna kampanye dalam deklarasi damai. 

Bahwa bukan tidak mungkin akan ada atribut yang digunakan dalam acara deklarasi, walaupun bukan berarti itu kesengajaan melanggar kesepakatan. Debat kemudian berakhir setelah disepakati bahwa terkait mekanisme dan lain-lain tentang Deklarasi damai akan dibicarakan pada pertemuan selanjutnya .

Sementara itu Kapolres Selayar AKBP.MOCH.NOOR SUBCHAN,SIK,MH dalam pandangannya menyampaikan bahwa amannya pilkada adalah sangat tergantung pada pasangan calon, kalo pimpinannya panas maka yang dibawah akan lebih panas, kalo pimpinannya dingin insyaalah yang dibawa ikut dingin, tutupnya.

Sementara itu ketua Panwas kab.Selayar Sirajuddin meminta kepada semua pasangan calon untuk mentaati jadwal maupun aturan dalam kampanye pilkada. Karena adanya beberapa kegiatan yang bermodus sosialisasi namun terlihat seperti kampanye, menanggapi hal ini Kapolres Selayar balik meminta kepada Panwas untuk tegas, Panwas harus tahu tugas dan kewenangannya, Hanya panwas yang bisa menghentikan Pilkada polisi hanya mengamankan, tutup Kapolres.

Acara kemdian ditutup sekitar pkl 12.30 wita, yang diakhiri dengan jabat tangan antar pasangan calon, serta penyelenggara dan para undangan,Dari pantauan DP acara dijaga ketat aparat kepolisian, (as)

INCE DAMPINGI SYAMSUL ALAM IBRAHIM

ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR TAHUN 2010. Selayar,Teka-teki politik di Kab. Kepulauan Selayar, khususnya pasca pengumuman Calon Bupati Partai Golkar di Kab. Kep Selayar yang memutuskan memilih Syahrir Wahab sebagai Calonnya, dan kemudian mengundang pertanyaan di masyarakat tentang apa langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Ketua DPD II Golkar Kab. Kep Selayar H.Ince Langke IA yang gagal mengendarai Partainya.

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab pada pernyataan sikap politik dihadapan ribuan massa pendukungnya , pada Acara Silaturrahmi Ince Langke, yang dilaksanakan di kediamannya Jln. Jendral Ahmad Yani Benteng, pada hari Minggu 21 Februari 2009.

Pada kesempatan tersebut Ince Langke, memantapkan Pilihannya untuk mendampingi Syamsul Alam Ibrahim sebagai Wakil Bupati yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan dan PBR Kab. kep Selayar.

" Pasca Pengumuman Calon Bupati Partai Golkar untuk Pilkada 2010 dari hari ke hari dan dari menit ke menit, saya tidak pernah berhenti berpikir. Bukan lagi tentang Posisi, akan tetapi saya memikirkan program-program yang telah saya sampaikan di masyarakat Kab. Kepulauan Selayar.

Saya teringat kepada rona kegembiraan dan harapan yang terpancar dari ribuan warga yang saya temui mendengar program tersebut. Dan akhirnya saya mencoba meraut benang-benang harapan dengan keinginan menjadikannya sarung yang dapat digunakan masyarakat Selayar dikala dingin.

Maka setelah beretmu dan menjajaki program secara bersama, ada sinergjitas dan program yang sama dengan Pak Syamsul. Maka kemudian saya rela mewakafkan posisi saya sebagai Wakil Ketua DPD I Partai Golkar, saya mewakafkan posisi saya sebagai anggota DPRD Propinsi Sulsel, untuk kemudian begabung dengan Syamsul alam Ibrahim.

Oleh karena DPP Parti PDI Perjuangan telah menetapkan Pak Syamsul sebagai Calon Bupati, maka kami tidak pernah mempermasalahkan siapa kosong satu dan siapa kosong dua, dan saya siap jadi wakil. Untuk kemudian membentuk Dwi Tunggal Perubahan, demi perubahan". Itulah pernyataan sikap penutup Ince Langke IA yang disampaikan dihadapan ribuan massa pendukungnya.

Perlu diketahui, pasangan ini adalah pasangan yang diluar perkiraan, sejak awal politik menuju 2010 bergejolak. Deteksi Plus di kab. Kepulauan Selayar tidak pernah mendengar adanya prediksi bahwa kedua tokoh ini akan berpasangan. Bahkan Ince Langke juga mengakui bahwa.

Dua kekuatan yang saat ini bersatu adalah sebuah sejarah baru di kab.Kepulauan Selayar. Bahwa sejak kecil secara emosiaonal dirinya tidak dapat dipisahkan dengan keluarga Berlian di Selayar. Namun dalam beberapa pemiliu, bahkan Pilkada kami selalu berbeda, dan kali ini dua kekuatan ini bersatu demi perubahan di Bumi tanadoang.

Pernyataan sikap poltik Ince Langke tentunya sangat berpengaruh dalam pergolakan Politik saat ini, meskipun belum mendaftar secara resmi maka sudah hampir pasti Pilkada Selayar akan diramaikan oleh lima Pasangan Calon, yaitu 3 (tiga) dari partai dan 2 (dua) pasangan dari Independent
yaitu :

 1. Syahrir wahab- Syaiful Arief : Partai Golkar, PAN, BARNAS, PPP, dan PKB ( belum Final)

2. Syamsul Alam Ibrahim - Ince Langke : PDI Perjuangan, PBR ( belum Final)

3. Nursyamsina Aroeppala - Gunawan Muchtar : Demokrat, PKS,PDK, dan Gerindra ( Belum Final) 

serta dua Pasangan Calon yang akan maju lewat jalur Independen: Yaitu Ahmad Densu - Amru Mustafa dan Pasangan Muh. Asrul- H.Ruslan Nur.

Jika benar, Pilkada Selayar kemudian diramaikan oleh 5 ( lima) pasangan calon ini, maka meskipun Pasangan Syahrir Wahab telah memenangkan hasil Survey dihampir semua lembaga surfey yang melakukan survey di Kab. Kep Selayar. namun perlu diingat bahwa ada kekuatan yang baru bersatu, dan ada pasangan lain yang juga patut diperhitungkan.

Namun apapun putara politik yang ada masyarakat Selayar tetap mengharapkan Pilkada berlangsung aman dan memilih yang terbaik untuk kemaslahatan menyeluruh. (Benteng, 21 Februartu 2010 . AS)

ADU JOTOS DI PENGADILAN NEGERI SELAYAR

ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR . Selayar DP, Sebuah tragedi yang sangat disesalkan terjadi di pengadilan negeri Selayar, Aksi Adu Jotos yang melibatkan puluhan warga terjadi dan mengakibatkan beberapa orang luka parah, bahkan seorang diantaranya terpaksa dilarikan ke UGD RSUD Selayar.

Aksi adu Jotos terjadi pada hari Selasa 19 januari 2009 setelah sidang Perdata digelar di ruang PN Selayar. Dari informasi yang diperole DP sidang Perdata yang digelar adalah sidang sengketa tanah antara warga Dusun Polong Desa Bungaya kec.Bontomatene Kabupaten Selayar dengan Penggugat Daeng Manajai.

Tidak diketahui pasti penyebabnya, namun setelah hakim memutuskan menutup sidang dan masyarakat yang hadir di persidangan keluar dari ruang sidang, tiba-tiba sekolompok orang yang diduga pendukung Daeng Manajai menyerang lelaki Subu, kepala Dusun Polong, selanjutnya lelaki Turung dan lelaki Mantan, sehingga ketiganya mengalami luka serius dibagian wajah mereka.

Belum ada informasi pasti terkait kejadian ini, namun informasi yang diperoleh DP, akibat kejadian ini Andi Makmur Kepala Desa Tanete yang merupakan putra Daeng Manajai, serta Lel.Zaenuddin SH Pengacara Penggugat terpaksa diamankan dimapolres hingga berita ini dibuat untuk proses penyelidikan kepolisian.

Kasus sengketa Tanah Antara Dg Manajai dan warga Polong sudah berlangsung lama, diman Daeng Manajai mengklaim hak kepemilikan atas tanah di kampung polong Desa Bongayya Kec. bontomatene. Dimana PN Selayar telah memenangkan warga Polong untuk Putusan awal, dan saat ini telah berada pada tingkat Sidang Banding.

Akibat dri Kejadian di pn selayar hingga saat ini Kepolisian terpantau terus berjaga di perbatasan Kampung Polong dan Desa Bonelohe, karena dinilai rawan. Informasi terakhir Bupati dan Kapolres Selayar telah ke Dusun Polong untuk meredam situasi, namun belum maksimal karena warga Polong menolak untuk berdamai. Dalam proses Penyidikan di kepolisian Selayar sendiri diperoleh informasi bahwa dua kubu saling melaporkan. (AS)

Catatan Jelang Pilkada Bupati Kepulauan Selayar

ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR TAHUN 2010. Musim pilkada kembali tiba. 2010 mendatang, sebelas kabupaten di Sulawesi selatan akan menggelar pemilihan bupati dan wakil bupati. Sebelas kabupaten yang akan menggelar pilkada itu adalah Gowa, Bulukumba, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Luwu Utara, Luwu Timur, Tana Toraja, Tana Toraja Utara dan Selayar.

Khusus kabupaten Kepulauan Selayar, Mei 2010, bupati Kepulauan Selayar, Drs H Syahrir Wahab, MM, berakhir masa jabatannya dan sesuai Undang-Undang (UU), November 2009 harus mengundurkan diri sebagai bupati Kepulauan Selayar dan mencalonkan kembali sebagai bupati Kepulauan Selayar untuk periode 2010-2015.

Sementara di kalangan masyarakat Selayar, baik yang berada di daratan Selayar maupun yang berada di perantauan, telah ramai membicarakan bakal calon bupati dan wakilnya. Pembicaraan di kalangan masyarakat Selayar mulai santer, bahkan juga melalui media cetak dan elektronik sudah ditampilkan beberapa nama dan figur bakal calon bupati dan wakilnya.

Mereka antara lain mantan Ketua KPU Sulsel, Andi Mappinawang, SH, berpasangan incumbent Wakil Bupati Ny Hj Nursyamsina Aroeppala, Drs H Natsir Leha, MM berpasangan Drs H Syamsul Alam Ibrahim, MSi, H Kasman berpasangan dengan Drs Abdul Gani, dan incumbent Drs H Syahrir Wahab, MM berpasangan H Saiful Arif, SH.

Berbagai pendapat dan syarat-syarat yang ideal untuk dipenuhi oleh seorang bakal calon bupati dan wakilnya telah dikemukakan, antara lain harus putra daerah, mempunyai visi dan misi untuk membangun kabupaten Kepulauan Selayar, religius,

menghargai adat dan sejarah daerah kabupaten Kepulauan Selayar, jujur dan tidak terlibat kasus, mampu mendatangkan investor, mampu melakukan lobi di tingkat daerah, provinsi, nasional dan bahkan internasional.

Keadaan di atas menunjukkan besarnya perhatian yang diberikan oleh masyarakat demi suksesnya pilkada bupati dan wakilnya dan juga merupakan indikasi kepedulian masyarakat terhadap kepemimpinan daerahnya.

Kesemuannya itu merupakan wujud rasa memiliki dan kecintaan pada daerah sehingga semuanya itu perlu diakomodasikan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam proses pemilihan bupati dan wakilnya pada waktunya.

Keberhasilan pemilihan bupati dan wakilnya ditentukan oleh kadar akseptasi masyarakat, kadar demokrasi dalam pemilihan serta adil dan murni dalam pelaksanaan seluruh perangkat UU berikut perangkat peraturan di bawahnya seperti peraturan pemerintah, Menteri, Gubernur, dan Bupati.

Yang tidak kalah pentingnya bahwa setiap bakal calon harus dapat mengoreksi diri dan tahu kemampuannya sehingga tidak memaksakan diri untuk menjadi bakal calon jika memang tidak memiliki kemampuan dan mau memberikan kesempatan kepada orang lain yang memang dinilai mampu memangku jabatan itu,

terlebih lagi bahwa setiap bakal calon harus ada komitmen untuk mundur jika di dalam masa jabatannya tidak mampu melaksanakan amanat rakyat sekalipun masa jabatannya belum selesai, harus mau mengakui kegagalannya, tidak status quo dan tidak arogan.

Akseptasi dari masyarakat dimaksudkan memperoleh dukungan murni dan tidak ada unsur direkayasa, sehingga pelaksana, dalam hal ini KPUD Selayar diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan objektif dan hasil penjaringan bakal calon bupati dan wakilnya merupakan pencerminan hasil aspirasi masyarakat.

KPUD Selayar harus bertanggung jawab secara moral dan dapat dituntut pidana oleh rakyat jika terbukti ada pelanggaran, rekayasa, manipulasi data dan lainnya.

Dalam pemilihan dan penetapan bakal calon bupati dan wakilnya secara paket melalui pemilihan secara langsung oleh masyarakat. Kita berharap tidak terjadi money politics. Silakan para anggota dewan dan masyarakat melakukan pengamatan dan investigasi terhadap bakal calon bupati dan wakilnya yang mendapat dukungan masyarakat, dan lebih bagus lagi kalau dilakukan test and propertest dan memaparkan program kerjanya,

bukan visi-misi yang sifatnya basa-basi, teoritik dan berbau politik, apalagi konsep visi-misi itu dikerjakan oleh orang lain serta tidak dapat diaplikasikan dan hanya membodohi rakyat setelah terpilih jadi bupati.

Program kerja yang dipaparkan oleh bakal calon bupati dan wakilnya harus kualitatif dan didukung dengan data kuantitatif serta fakta di masyarakat, mempunyai kesinambungan dan berkelanjutan dengan program kerja bupati sebelumnya.

Sejak bupati pertama sampai bupati sekarang mempunyai nilai plus dari program kerja pendahulunya dan kedepan dapat diukur hasilnya. Ada reward jika berhasil direalisir serta diberikan punishment jika dinilai tidak berhasil. Hal ini dimaksudkan supaya tercipta komitmen awal dan ikatan moral yang positif antara anggota DPRD dengan bupati terpilih di dalam proses pembangunan Selayar ke depan.

Agar semuanya dapat berjalan lancar dan berhasil guna, maka semua ketentuan yang berkaitan dengan pemilihan bupati dan wakilnya perlu disosialisasikan kepada seluruh pihak yang terkait sehingga rambu-rambu yang berlaku dapat dipedomani dan dilaksanakan oleh semua pihak tanpa terkecuali.

Fraksi-fraksi yang ada di DPRD baik secara organisasi maupun secara perorangan bersedia dan mau memberikan penyuluhan atau pendidikan politik kepada masyarakat, demikian pula halnya kepada ornop, ormas dan kelompok masyarakat lainnya agar tercipta visi dan sinergi yang sama dalam menyukseskan pilkada bupati Selayar pada waktunya.

Perlu diketahui dan disadari oleh bakal calon bupati dan wakilnya bahwa jabatan bupati jangan dijadikan tujuan akhir karena jika demikian adanya, maka itu akan menjadi ajang untuk mencari keuntungan pribadi saja sehingga lupa fungsi utamanya yaitu bupati harus menjadi abdi masyarakat dan mengayomi masyarakat. Dengan demikian, maka jabatan bupati merupakan jabatan pengabdian, semua bakal calon bupati harus bersedia dan mau mengabdi kepada daerahnya.

Menurut hemat penulis, seorang bupati tidak perlu seorang politikus dan biarlah anggota DPRD berpolitik, tetapi seorang bupati harus mampu untuk bekerja on time, terbuka kepada semua pihak, cepat dalam mengambil keputusan terhadap semua masalah yang timbul, berpihak kepada ekonomi kerakyatan, mau bekerja sama dan komunikatif. Kesimpulannya, seorang bupati harus dapat menjadi suri tauladan masyarakatnya.

Akhirnya bakal calon bupati dan wakilnya yang nantinya terpilih sebagai bupati definitif, diminta untuk mau dan siap melaksanakan review terhadap pelaksanaan pemerintahan bupati pendahulu yang digantikannya sebelum melakukan tugas selanjutnya.

Ini sangat diperlukan karena merupakan salah satu amanat reformasi dan amanat rakyat serta sebagai salah satu cermin kesungguhan untuk menciptakan clean government.*


RUSLAN NUR : JANGAN MAIN MATA DALAM VERIFIKASI AKTUAL


ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR TAHUN 2010 . RUSLAN NUR: JANGAN ADA MAIN DALAM VERIFIKASI AKTUAL
Terkait surat dukungannya yang banyak ditolak dalam verifikasi faktual PPS.

Kep.Selayar,Pada hari kamis 18 Maret 2010 tepat Pkl 23.00 wita jelang tengah malam Pasangan Cabub dari jalur Perseorangan Muh. Asrul dan H.Ruslan Nur

mendatangi kantor KPUD Kab.Selayar,dengan berjalan kaki sekitar 500 meter dari Kediaman H.Ruslan Nur jln.kh.hayyung, pasangan ini hanya membawa sekitar 70 mrang pendukungnya.

Usai acara ritual penyambutan di gerbang KPUD, Sulfinas Indra dalam penjelasannya kepada pasangan dan tim pemenangan calon perseorangan ini menjelaskan, bahwa dari 1400 sekian surat dukungan KTP yang telah diajukan tim calon, hasil verifikasi faktual pps di lapangan hanya mengesahkan 742 surat dukungan,oleh karena itu berdasarkan persyaratan dimana calon perorangan harus mendapatkan dukungan minimal 8881 surat dukungan maka tim masih harus merampungkan lebih 8000 surat dukungan, menurut ketua KPU, hasil verifikasi faktual menyebutkan banyaknya surat dukungan yang kemudian dicek di lapangan tidak ditemukan alamatnya.

Menanggapi penjelasan ketua KPUD H.Ruslan Nur meminta agar tidak ada main dalam verifikasi faktual, tidak ditemukan bukan berarti tidak ada akan tetapi bisa jadi yang bersangkutan tidak berada ditempat karena ada urusan. Untuk itu harusnya ada pemberitahuan atau berita acara yang dibuat oleh PPS yang kemudian diserahkan atau dikoordinasikan dengan Tim,tutupnya.

Sementara itu, Muh. Asrul mengatakan bahwa kurangnya surat dukungan yang diserahkan pada saat pendaftaran yang lalu hanya karena masalah waktu, dan ia menyatakan bahwa dengan sisa waktu 14 hari timnya akan dapat memenuhi kelengkapan berkas, hal tersebut ditambahkan oleh ketua Tim Pemenangan pasangan ini Ahmad Darwis mengklaim bahwa timnya saat ini telah mengantongi surat dukungan sebanyak 11.000, dukungan yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se Kab. Selayar.

Dalam jumpa persnya di Media center KPUD usai prosesipenyambutan, Muh. Asrul mengatakan bhwa salah satu alasan mengapa dirinya mendaftar lewat partai, karena jika terpilih nanti dirinya tidak mau berutang terhadap parpol, "kami hanya akan berutang ke masyarakat, karena masyarakatlah yang mendukung kami, bukan parpol yang banyak tendensi dan kepentingan politik.

Kami berani melawan 3 pasangan dari koalisi partai2 besar, karena partai hanya jembatan, dan rakyatlah yang memilih, sementara kami memilih rakyat sebagai kendaraan". (As, 19 maret 2010)

MUH. ASRUL-RUSLAN NUR
"JALUR PERORANGAN HANYA BERUTANG KE RAKYAT TANPA KEPENTINGAN PARTAI"

ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR TAHUN 2010 .Kep.Selayar Dp. Pada hari kamis 18 Maret 2010 tepat Pkl 23.00 wita jelang tengah malam Pasangan Cabub dari jalur Perseorangan Muh. Asrul dan H.Ruslan Nur mendatangi kantor KPUD Kab.Selayar,dengan berjalan kaki sekitar 500 meter dari Kediaman H.Ruslan Nur jln.kh.hayyung, pasangan ini hanya membawa sekitar 70 mrang pendukungnya.

Usai acara ritual penyambutan di gerbang KPUD, Sulfinas Indra dalam penjelasannya kepada pasangan dan tim pemenangan calon perseorangan ini menjelaskan, bahwa dari 1400 sekian surat dukungan KTP yang telah diajukan tim calon, hasil verifikasi faktual pps di lapangan hanya mengesahkan 742 surat dukungan,oleh karena itu berdasarkan persyaratan dimana calon perorangan harus mendapatkan dukungan minimal 8881 surat dukungan

maka tim masih harus merampungkan lebih 8000 surat dukungan, menurut ketua KPU, hasil verifikasi faktual menyebutkan banyaknya surat dukungan yang kemudian dicek di lapangan tidak ditemukan alamatnya.

Menanggapi penjelasan ketua KPUD H.Ruslan Nur meminta agar tidak ada main dalam verifikasi faktual, tidak ditemukan bukan berarti tidak ada akan tetapi bisa jadi yang bersangkutan tidak berada ditempat karena ada urusan. Untuk itu harusnya ada pemberitahuan atau berita acara yang dibuat oleh PPS yang kemudian diserahkan atau dikoordinasikan dengan Tim,tutupnya.

Sementara itu, Muh. Asrul mengatakan bahwa kurangnya surat dukungan yang diserahkan pada saat pendaftaran yang lalu hanya karena masalah waktu, dan ia menyatakan bahwa dengan sisa waktu 14 hari timnya akan dapat memenuhi kelengkapan berkas, hal tersebut ditambahkan oleh ketua Tim Pemenangan pasangan ini Ahmad Darwis mengklaim bahwa timnya saat ini telah mengantongi surat dukungan sebanyak 11.000, dukungan yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se Kab. Selayar.

Dalam jumpa persnya di Media center KPUD usai prosesipenyambutan, Muh. Asrul mengatakan bhwa salah satu alasan mengapa dirinya mendaftar lewat partai, karena jika terpilih nanti dirinya tidak mau berutang terhadap parpol, "kami hanya akan berutang ke masyarakat, karena masyarakatlah yang mendukung kami, bukan parpol yang banyak tendensi dan kepentingan politik.

Kami berani melawan 3 pasangan dari koalisi partai2 besar, karena partai hanya jembatan, dan rakyatlah yang memilih, sementara kami memilih rakyatsebagai kendaraan". (As, 19 maret 2010)

NAPI KABUR TERTANGKAP

ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR TAHUN 2010. Kep.Selayar DP, Ardi (45 thun) seorang narapidana kasus uang palsu berhasil ditangkap dan dijobloskan kembali ke rutan selayar,setelah berhasil melarikan diri pada hari Sabtu 20 Februari 2010. Tahanaan beranak 2 ini,berhasil di tangkap pada hari senin 22 februari 2010 di Dusun Tenro kec. Bontomatene setelah petugas rutan yang telah melakukan pengejaran bekerjasama dengan warga setempat.

Lel bertato ini berhasil melarikan diri setelah berpura-pura membuang sampah, apalagi masa tahanan yang bersangkutan tinggal satu bulan, sehingga pihak rutan memberi kepercayaan untuk kerja diluar pagar seagaimana tahanan lain banyak yang kerja di bengkel rutan untuk melatih keterampilan mereka, namun ternyata yang bersangkutan nekad melarikan diri, terang slah seorang staf rutan yang menolak namanya dimediakan.(as) Benteng 23 feb 2010

Pilkada, Tanah, Tapal Batas Potensi Konflik di Sulsel

MEDIA SELAYAR WHILE IMPROVEMENT AND REINFORCEMENT OF OLD ARTICLES TO SOME FUTURE TIME. PLEASE SORRY TO THIS INTERFERENCE. Dari Temu Koordinasi Tokoh Adat, Agama, dan Masyarakat Jumat, 7 Mei 2010 | 01:44 WITA

SEJUMLAH masalah masih menjadi pemicu konflik utama di Sulsel dalam beberapa tahun belakangan ini. Potensi konflik yang sangat menonjol di daerah ini di latar belakangi persoalan administrasi pertanahan, kecemburuan sosial, serta tapal batas wilayah. Pemilihan kepala daerah (pilkada) dan pemilu legislatif juga masih menjadi pemantik konflik di Sulsel. 

Kepala Biro Kesra Pemprov Sulsel Andi Murlina Muallim mengatakan era reformasi sekaligus merubah format politik Indonesia pasca orde baru. Termasuk munculnya beragam konflik di daerah mulai bernuansa suku, ras, dan agama (SARA), ingin memisahkan diri dari NKRI, demonstrasi mahasiswa yang menuntut kebijakan yang pro rakyat, konflik pertanahan, dan lainnya.

Hal tersebut dikatakan Murlina dalam Temu Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Konflik Sosial bagi Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat(Toma), Tokoh Adat (Todat) dan Pemangku Kepentingan lainnya, di Hotel Alden Makassar, Kamis (5/5). Kegiatan yang dilaksanakan Biro Kesra Pemprov Sulsel ini dibuka Sekretaris Provinsi (Sekprov) Andi Muallim.

"Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan kita semua. Jika tidak cepat dilakukan tindakan bijaksana oleh pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat untuk menanggulangi sampai ke akar permasalahannya.

Untuk membangun penguatan kelembagaan masyarakat akibat konflik, perlu dilakukan fasilitasi temu koordinasi pencegahan dan penanggulangan konflik sosial bersama seluruh pemangku kepentingan dalam upaya memelihara keamanan dan harmonisasi dalam masyarakat," katanya.

Muallim menjelaskan di Indonesia terdapat sekitar 200 perbedaan, baik itu perbedaan suku, agama, ras, etnis, kepentingan, yang berpotensi menimbulkan konflik.

Ia menjelaskan temu bersama tokoh saat ini penting dilakukan karena banyak persoalan yang dihadapi justru rawan menimbulkan konflik.

Belum lagi akibat pilkada yang telah menimbulkan "perang saudara". "Jika kondisi dan sistem seperti ini terus dibiarkan, dan tidak ada upaya untuk memulihkannya maka hal ini akan berdampak pada keutuhan daerah dan negara ini," jelasnya. 

Pihaknya berharap suasana di Sulsel terutama menghadapi pilkada serentak di 10 kabupaten tetap kondusif agar aktifitas sosial kemasyarakatan dan pemerintah dapat berjalan dengan baik.(aqsa riandy pananrang)

DEMOKRAT YAKIN MENANGI PILKADA KONAWE SELATAN

ARSIP IKLAN DAN ARTIKEL MEDIA SELAYAR. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra), percaya diri bisa memenangi Pilkada di Konawe Selatan (Konsel) yang akan digelar tahun 2010.

Rasa percaya diri Partai Demokrat ini terlihat dengan tidak adanya lagi penjaringan calon bupati karena mereka telah sepakat akan mengusung H. Imran, Ketua DPD Demokrat Sultra sebagai calon bupati.

"Demokrat sepakat untuk mengusung pak Imran untuk kembali menjadi bupati di Konsel. Tidak ada tokoh yang lebih baik untuk diusung demokrat selain ketua sendiri," kata Sekretaris Dewan Pakar Partai Demokrat Sultra Syamsul Ibrahim di Kendari, Sabtu.

Salah satu keyakinan Partai Demokrat untuk mengusung Imran sebagai bupati juga karena hasil survei yang dilakukan menunjukkan Bupati Konsel periode 2005-2010 ini masih layak untuk memimpin Konsel.

"Dari hasil survei yang dilakukan, popularitas Imran mencapai 95 persen dengan tingkat elektabilitas (keterpilihan) mencapai 70 persen. Dengan angka ini, kita cukup percaya diri untuk menang Pilkada di Konsel," jelas Syamsul.

Keyakinnan menang ini juga karena pada pemilu legislatif lalu, PD meraih tujuh kursi di kabupaten ini sekaligus menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD setempat, padahal pada Pemilu 2004 lalu, tak satu pun kursi diperoleh PD.

Menurut Syamsul yang juga anggota tim penjaringan bakal calon bupati-wakil bupati untuk Kabupaten Konawe Utara (Konut) itu, PD hanya akan menjaring calon wakil bupati yang akan mendampingi Imran.

Sejumlah kandidat wakil bupati yang sedang dalam tahap survei oleh tim penjaringan adalah Wakil Bupati Sutoardjo Pondiu yang juga Ketua DPC Demokrat Konsel, Wakil Ketua DPRD Sultra Muhamamad Endang yang juga Sekretaris DPD Demokrat Sultra dan Ketua DPRD Konsel Edy.

"Tiga figur ini adalah calon-calon kuat yang saat ini sedang dalam tahap penjaringan di internal partai. Selain itu, masih ada juga figur-figur lain di lingkup birokrasi seperti sejumlah kepala dinas," jelas Syamsul. ***1*** (T.PSO-109)

INI FOTO 3 PASANGAN CALON BUPATI DAN CALON WAKIL BUPATI SELAYAR 2010

3 PASANGAN CALON BUPATI DAN CALON WAKIL ,BUPATI ,SELAYAR ,DALAM, KONTEKS, PEMILUKADA , 2010
PASANGAN H.SYAHRIR WAHAB --H.SAIFUL ARIF. NO.1
INI FOTO 3 PASANGAN ,CALON, BUPATI, DAN, CALON, WAKIL BUPATI SELAYAR, 2010
PASANGAN H. SAMSUL ALAM IBRAHIM -- H. INCE LANGKE NO.2
INI FOTO 3 PASANGAN CALON BUPATI DAN CALON WAKIL , BUPATI SELAYAR 2010
PASANGAN Hj.NURSAMSINA AROEPALA -- GUNAWAN MUHTAR NO.URUT 3

Sebanyak 3 Pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati yang akan ikut bertarung dalam pilkada 2010 yang akan datang tentulah telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk dapat menjadi pengumpul suara masyarakat selayar terbanyak.

Dan saat ini ke 6 orang calon pemimpin selayar ini masing masing mengungkapkan perasaannya dalam kesenangan, kegelisahan, kegalauan ,ketakutan, keindahan, dan segala format propaganda yang setidaknya dianggap mampu menarik dukungan kepada dirinya dalam Hari H nanti. 

Kita liat saja siapa yang bisa membuktikan dan siapa yang ingkar, ujar ketua FPS sesaat setelah menghadiri penetapan no urut pasangan cabup dan cawabup ini. Bisa jadi masyarakat telah pintar memilih dan memastikan bahwa mana yang ingkar dan mana yang membuktikan. kan ke 3 pasangan ini adalah mereka mereka yang telah mengumbar propaganda sejak lima tahun lalu. baik dalam konteks pileg maupun pilkada. Yang pasti jangan main uang ya , ntar bisa di tangkap , ujar ketua FPS berlalu.

ARSIP

Cari Berita

 
Alamat Redaksi Jl.Mkr Bonto No 28 | Benteng Kab-Kep-Selayar -92812- email- radiocontrend at yahoo dot co dot id-
CP-081 241 927 000-MediaSelayar--Sulawesi-Selatan--Indonesia
KAMI BANGGA- DAN BERTERIMA KASIH- KEPADA PEMBACA DAN PENDENGAR
STAY TUNE 98,3 FM--SEMUA UNTUK SELAYAR