MEDIA SELAYAR - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan akhirnya berhasil mengungkap identitas dua jenazah korban tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa melalui pemeriksaan DNA.
Jenazah pertama berada di kantong jenazah bernomor PM 62 B01 Selayar yang dicocokkan dengan data ante mortem AM002. Hasilnya, korban dipastikan bernama Hasriati (44), warga Dusun Garassi, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Identitas Hasriati dipastikan melalui pencocokan data gigi, data medis, dan properti yang ditemukan bersama jenazah," jelas Haris.
Sementara itu, jenazah kedua yang berada dalam kantong jenazah PM 62 B02 Selayar berhasil dicocokkan dengan data ante mortem AM001. Korban dipastikan bernama Bau Intang (50), warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Korban kedua berhasil diidentifikasi melalui sidik jari dan data medis," jelas Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr. Muhammad Haris kepada awak media.
Keberhasilan identifikasi ini memberikan kepastian bagi keluarga yang selama beberapa hari menanti kabar mengenai anggota keluarganya yang menjadi korban tragedi KM Nurul Salsa.
Dengan teridentifikasinya kedua jenazah tersebut, proses penyerahan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dapat segera dilakukan sesuai prosedur.
Sementara itu, operasi pencarian oleh tim gabungan Basarnas bersama TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta nelayan masih terus dilanjutkan untuk menemukan korban lain yang hingga kini masih dinyatakan hilang akibat musibah tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar. (R).


