Ironi Laut Selayar Terulang Lagi, Korban Kapal Tenggelam Terus Bertambah

Media Selayar
Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:50 WIB Last Updated 2026-07-18T02:55:17Z

Ironi Laut Selayar Terulang Lagi, Korban  Kapal Tenggelam Terus Bertambah

MEDIA SELAYAR
-  Puluhan penumpang kapal KM Nurul Salsa masih belum ditemukan. Nasib mereka saat ini belum diketahui. Sementara itu proses pencarian terus dilakukan hingga hari ke 4 tragedi maut diperairan laut Selayar tenggelamnya KM. Nurul Salsa, Rabu (15/7/2026) lalu.

Keluarga korban masih menunggu dengan rasa harap harap cemas. Keluarga menginginkan para penumpang yang belum ditemukan dapat tertolong. 

Tragedi tenggelamnya Nurul Salsa merupakan kejadian kecelakaan laut yang kesekian kalinya di laut Kepulauan Selayar, dengan korban jiwa dan orang hilang yang cukup banyak.

Faktanya adalah jika terjadi kecelakaan dilaut Selayar, pertolongan selalu datang terlambat oleh pihak penyelamatan dilaut. 

Sejumlah masalah dan kendala untuk mempercepat proses pertolongan hanya bisa menjadi wacana saat kejadian serupa terjadi lagi. Belum terlihat ada upaya perbaikan dalam kurun waktu setahun terakhir ini. Hal ini terungkap dalam sejumlah perbincangan hangat oleh para pemerhati Kepulauan Selayar dalam beberapa hari terakhir pasca tragedi KM Nurul Salsa.

Dalam sejumlah perbincangan juga menyinggung Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Tanggap Siaga Bencana (Tagana) yang diharapkan menjadi garda terdepan dalam setiap kejadian laut di Selayar tidak dapat berbuat banyak. Mereka dinilai terlalu lemah dalam proses penyelenggaraan pertolongan dilaut. 

Penyebabnya tentu adalah sarana dan prasarana serta pembiayaan yang selalu menjadi alasan klasik. Namun alasan ini tidak pernah menjadi alasan untuk melakukan pembenahan. Hingga kemudian kejadian terjadi lagi pada tragedi KM Nurul Salsa yang menelan korban jiwa dan puluhan orang hilang.

Ironis kejadian kecelakaan ini tentu tidak ada yang mau disalahkan. Mereka bilang ini murni kecelakaan. Namun ketegasan atas penyebab dan tidak adanya gerakan cepat dalam melakukan pertolongan wajib menjadi garis tebal jika hal ini diinvestigasi secara mendalam. 

Dalam 2 tahun terakhir ini, puluhan orang telah menjadi korban kecelakaan laut yang meninggal dan tak ditemukan di perairan laut Selayar. Haruskah kejadian seperti ini terus bertambah ?? Entahlah. 

Masyarakat Kepulauan Selayar berharap kepada Pemerintah agar segera melakukan evaluasi dan mendudukkan pejabat berperasaan dan berjiwa kemanusiaan tinggi ditugaskan mengurus pertolongan jiwa dan harta di Kabupaten Kepulauan Selayar. (Redaksi).

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ironi Laut Selayar Terulang Lagi, Korban Kapal Tenggelam Terus Bertambah

Trending Now

Iklan