MEDIA SELAYAR – Hingga Rabu malam (15/7/2026), KM Nurul Salsa yang mengalami kerusakan mesin saat berlayar dari Pelabuhan Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, masih belum ditemukan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut diperkirakan masih terombang-ambing di perairan sebelah barat bagian selatan wilayah laut Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Puluhan penumpang yang masih berada di atas kapal hingga kini belum diketahui kondisinya. Belum ada informasi resmi mengenai keberadaan maupun proses evakuasi terhadap seluruh penumpang yang masih berada di atas kapal.
Tim SAR gabungan diinformasikan masih menunggu tumpangan kapal yang sedang bergerak dari Pelabuhan Jampea menuju Pelabuhan Appatanah untuk menjemput personel SAR sebelum diberangkatkan menuju lokasi pencarian.
Di sisi lain, keluarga para penumpang berharap pemerintah dan seluruh instansi terkait dapat mempercepat proses penyelamatan mengingat hingga malam ini belum ada kepastian mengenai kondisi para korban di atas kapal.
Humas Polres Kepulauan Selayar mengatakan personel Satuan Polair Polres Kepulauan Selayar telah bergabung dalam operasi pencarian sesuai arahan Kapolres Kepulauan Selayar.
"Kami masih menunggu informasi dari lapangan. Yang pasti personel Polres sudah bergabung atas perintah Kapolres Kepulauan Selayar untuk mempercepat proses penyelamatan," ujar Humas Polres Kepulauan Selayar.
Sementara itu, informasi lain yang berhasil dihimpun menyebutkan TNI Angkatan Laut juga telah mengerahkan KRI Marlin menuju titik koordinat yang diduga menjadi lokasi KM Nurul Salsa. Informasi tersebut diperoleh dari Grup TITAN, dan kapal perang itu diperkirakan membutuhkan waktu sekitar sembilan jam untuk tiba di lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi mengenai ditemukannya KM Nurul Salsa maupun kondisi seluruh penumpang yang berada di atas kapal. Termasuk belum melakukan konfirmasi resmi ke pihak Angkatan Laut mengenai KRI Marlin yang akan bergerak pada pukul 20.00 Wita malam ini.
MEDIA SELAYAR akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan di lapangan. (Tim)


