MEDIA SELAYAR – Hingga Rabu petang, KM Nurul Salsa dilaporkan masih belum mendapatkan pertolongan. Puluhan penumpang, termasuk anak-anak, masih berada di atas kapal dan belum diketahui kondisi maupun nasib mereka.
Informasi tersebut disampaikan oleh Petugas Pelabuhan Jampea melalui sambungan telepon. Menurutnya, tim SAR dari Basarnas Pos Selayar sempat tertahan karena terkendala air laut surut di Pelabuhan Appatanah pada sore tadi
Sementara itu, petugas Pelabuhan Benteng Selayar yang dimintai keterangan terkait upaya penyelamatan mengaku belum menerima informasi mengenai operasi evakuasi.
"Belum ada pertolongan," ujarnya singkat.
Petugas Pelabuhan Jampea, Suparman, mengatakan pihaknya juga belum menerima manifest penumpang. Namun, dipastikan kapal tersebut mengangkut puluhan penumpang.
"Belum ada manifest yang saya terima, tetapi dipastikan ada puluhan penumpang. Kapal juga memuat beras dan beberapa ekor ternak," jelas Suparman saat dihubungi pewarta pada Rabu petang.
Menurut perkiraan, posisi kapal berada di sekitar perairan Kecamatan Bontosikuyu atau di sebelah selatan Pulau Polassi.
"Kami juga sudah mengirimkan kapal untuk upaya penyelamatan, termasuk tenaga medis. Beberapa jam ke depan akan kami informasikan perkembangan selanjutnya," tambah Suparman.
Di sisi lain, keluarga penumpang di Pulau Jampea berharap upaya penyelamatan segera dilakukan dari Selayar. Mereka mengaku semakin khawatir karena malam telah tiba dan kondisi di laut semakin gelap.
Informasi terbaru yang diterima pewarta menyebutkan bahwa selain mengalami kerusakan mesin, KM Nurul Salsa juga mengalami kebocoran kecil sehingga mesin pompa harus terus dioperasikan untuk mengeluarkan air yang masuk ke dalam kapal.
Menjelang malam, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cukup ekstrem. Angin musim timur bertiup kencang sehingga dikhawatirkan dapat memperburuk situasi dan menghambat proses penyelamatan.
Semoga seluruh penumpang dan awak KM Nurul Salsa dapat segera dievakuasi dengan selamat dan operasi penyelamatan berlangsung lancar. (Tim).


