MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Sungai Giring-Giring Meluap, Banjir Rendam Rumah Warga di Kelurahan Bontobangung
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Sungai Giring-Giring Meluap, Banjir Rendam Rumah Warga di Kelurahan Bontobangung

    Media Selayar
    Senin, 20 Desember 2021, 19:41 WIB Last Updated 2021-12-20T11:41:42Z


    MEDIA SELAYAR
    – Hujan yang melanda sebagian wilayah Kepulauan Selayar siang tadi Senin (20/12) merendam puluhan rumah warga di Kelurahan Bontobangung, Kecamatan Bontoharu, Kepulauan Selayar. Banjir disebabkan karena meluapnya sungai Giring-giring.


    Tidak ada korban dan belum ada laporan adanya kerusakan akibat banjir yang melanda, namun banjir seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Kemungkinan besar karena bersamaan antara banjir sungai karena hujan dihulu, dengan air laut pasang, sehingga pergerakan aliran air di muara sungai terhambat. Akibatnya sungai meluap dan airnya mengalir deras ke pemukiman warga yang berada dititik-titik rendah, jelas Andi Batara Gauk, Camat Bontoharu.

    Pantauan Pewarta selain melanda pemukiman, banjir juga merendam jalan nasional poros Benteng – Bandara H. Aroepala Selayar sepanjang kurang lebih 1 kilometer, akibatnya jalur transportasi ke wilayah selatan Kepulauan Selayar terganggu.


    Banjir terjadi saat sungai Giring-giring meluap, dan airnya mengalir ke pemukiman warga kelurahan Bontobangung. puluhan rumah di kelurahan ini terendam banjir hingga lutut orang dewasa.


    Beruntung karena kejadian banjir ini tidak menelan korban jiwa  namun sejumlah barang-barang yang berada dirumah warga ikut hanyut terbawa banjir.


    Camat Bontoharu, Andi Batara Gauk juga menjelaskan bahwa kejadian banjir yang terjadi adalah luapan air sungai Giring-giring. Dan baru terjadi tahun ini. Memang sebelumnya pernah terjadi banjir namun tidak setinggi yang terjadi hari ini, hingga kurang lebih selutut orang dewasa, kata Andi Batara Gauk.


    Andi Batara Gauk juga menjelaskan bahwa banjir yang terjadi tidak menelan korban, dan banjir ini merendam puluhan rumah di lokasi-lokasi tertentu. Banjir kemungkinan juga dipengaruhi pasang air laut, sehingga saat banjir sungai, tidak mengalir ke laut karena tertahan pasang air laut dimuara, sehingga sungai Giring-giring meluap dan luapannya mengalir deras ke pemukiman warga di keluarahan Bontobangung, pungkas Andi Batara Gauk, camat Bontobangung.


    Pantauan Pewarta, banjir yang melanda wilayah kelurahan Bontobangung berangsur surut, kendati sampai petang masih tergenang disejumlah tempat di Kelurahan Bontobangung. (Tim). 
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru