MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Ribuan Warga Pulau Bonerate Masih Bertahan di Lokasi Pengungsian, Ini yang Dibutuhkan
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Ribuan Warga Pulau Bonerate Masih Bertahan di Lokasi Pengungsian, Ini yang Dibutuhkan

    Rabu, 15 Desember 2021, 16:06 WIB Last Updated 2021-12-15T08:06:41Z


    MEDIA SELAYAR.
    Hingga hari ini, Rabu (15/12) ribuan warga Pulau Bonerate Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, masih tetap bertahan ditenda pengungsian darurat yang didirikan warga di daratan tertinggi atau daerah pegunungan. 


    Kepada Pewarta, salah seorang warga Pulau Bonerate Zainuddin, yang saat ini berada dilokasi pengungsian, mengatakan masyarakat Pulau Bonerate saat ini lebih memilih tinggal sementara waktu ditempat pengungsian karena masih takut akan terjadi gempa susulan yang kekuatannya lebih besar dari yang terjadi pada Selasa siang kemarin. 


    Zainuddin menyampaikan hingga siang ini saja, gempa masih terjadi sebanyak 3 kali, dan getarannya masih sangat terasa di Pulau Bonerate.


    "Tadi subuh getaran gempa masih terasa, sementara siang tadi terjadi lagi 3 kali gempa, yang getarannya masih sangat terasa disini (Pulau Bonerate)", ucap Zainuddin. 


    Ia juga menyampaikan bahwa warga di 3 (Tiga) desa yang berada dekat dengan Ibukota Kecamatan Pasimarannu, yakni Desa Majapahit, Desa Lamantu, dan Desa Bonerate saat ini terbagi di 4 titik pengungsian yang berada di Bukit Lagou. 


    "Masyarakat Desa Majapahit, Desa Lamantu, dan Desa Bonerate saat ini mengungsikan diri di bukit Lagou, dan terbagi di 4 titik pengungsian", ucap Zainuddin. 


    Sementara untuk masyarakat Desa Bonea, Desa Batu Bingkung dan Desa Sambali, mereka juga mengungsi di kebun - kebun warga yang berada di daerah ketinggian. 


    "Disini dilokasi pengungsian kebanyakan perempuan dan anak-anak, sehingga dibutuhkan selimut dan tenda, agar mereka tidak kedinginan saat malam, terlebih lagi saat terjadi hujan", tambahnya. 


    Lanjut, Zainuddin menyebut bahwa saat ini masyarakat Pulau Bonerate juga sangat membutuhkan bantuan sembako, mengingat logistik yang dibagikan oleh pemerintah kecamatan dan desa tidak mencukupi, karena memang jumlah masyarakat yang mengungsi cukup banyak. 


    "Semalam dan tadi pagi ada logistik berupa mie instan dan air mineral yang dibagikan, akan tetapi itupun masyarakat tidak kebagian semua", kata Zainuddin.


    Kendati demikian, lanjut Zainuddin, Tim Kesehatan dibantu dengan Palang Merah Remaja (PMR) di Pasimarannu terus bergerak ke titik - titik pengungsian warga dan memberikan pelayanan medis terhadap warga yang membutuhkan. (Afd). 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru