MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Mubazir, Proyek Miliaran Pembangunan Rutan Selayar Tidak Dilanjutkan
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Mubazir, Proyek Miliaran Pembangunan Rutan Selayar Tidak Dilanjutkan

    Rabu, 08 September 2021, 23:02 WIB Last Updated 2021-09-08T15:02:20Z


    MEDIA SELAYAR.
    Proyek pembangunan Rumah Tahanan di Matalalang, Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, yang saat itu dianggarkan senilai Rp 3,5 miliar, hingga saat ini mangkrak dan tidak dilanjutkan. 


    Kondisi bangunan berupa pagar dan bangunan tembok tinggi di lokasi pembangunannya terlihat telah mulai ditumbuhi lumut dan sebagian lagi felah rusak. 


    Dikutip dari pemberitaan media online nasional, proyek pembangunan rutan ini dimulai pada 2007. Pemerintah pusat telah mencairkan anggaran senilai Rp 1,5 miliar untuk pembangunan pagar tembok keliling dan beton bangunan.


    Selanjutnya pemerintah pusat juga telah memberi tambahan anggaran sebesar Rp 700 juta untuk penimbunan dan pemadatan lahan. Selanjutnya pada tahun 2009, anggaran kembali digelontorkan dana sebesar Rp 1,3 miliar untuk pematangan lahan dan fondasi kantor.


    Data lainnya yang diterima menyebutkan bahwa proyek ini berada dibawah naungan Kantor Wilayah Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan. 


    Proyek pembangunannya dilaksanakan dengan tujuan menambah kapasitas huni rutan Selayar yang saat itu dinilai tidak lagi mampu menampung jumlah penghuni dan dinilai rutan yang ada merupakan peninggalan zaman Belanda yang tidak memnuhi syarat. Seperti dikutip dari komentar, Hasrullah Kepala Rutan Selayar tahun 2013 lalu kepada awak media.


    Kepala Rutan Klass II B, Nana Herdiana, kepada Pewarta, Selasa (7/9) saat dikonfirmasi menjawab bahwa proyek pembangunan rutan di Matalalang tersebut, tidak akan dilanjutkan lagi, dan kemungkinan akan dihapuskan, sesuai anjuran dari Kementerian.


    Dan untuk lahan proyek tersebut adalah merupakan milik Rutan Selayar akan dijadikan lahan perkebunan, jawabnya dikonfirmasi melalui pesan whatsapp. (Tim). 

    Komentar

    Tampilkan

    1 komentar:

    1. MasyaAllah sudah terhitung jari nilai M nya tapi kemudian dihapus, why? 😥

      BalasHapus

    Berita Terbaru