• Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Malas Menjawab Dan Lambat Menyampaikan Informasi, Wartawan Desak Pemkab Lutra Ganti Jubir GTP Covid-19

    Media Selayar
    Sabtu, 02 Mei 2020, 20:30 WIB Last Updated 2020-05-02T12:30:08Z
    selayar
    MEDIA SELAYAR. Para pencari berita di Kabupaten Luwu Utara, khususnya Jurnalis Online pencari berita cepat dengan sangat terpaksa meminta kepada Pemerintah Kabupaten agar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 daerah itu diganti.

    Mereka beralasan Juru Bicara lamban dan enggan merespon pertanyaan para pekerja pers, sementara kebutuhan kebenaran informasi dan isu-isu yang beredar di masyarakat sangat membutuhkan kemasan informasi yang akurat yang sumbernya tentu saja dari pihak resmi Pemerintah yang menangani hal ini.

    Setiap kali jurnalis online Kabupaten Luwu Utara mengonfirmasi isu-isu yang sering kali terdengar di kalangan masyarakat tentang Covid-19, Jubir Covid-19 Kabupaten Luwu Utara, Krisna Komang, enggan membalas atau merespons pertanyaan dari jurnalis.
    Ibnu Mattangaran salah satu Jurnalis online dari Media liputansulsel.com menuturkan, Jubir Covid-19 Kabupaten Luwu Utara, Komang Krisna tidak transparan memberikan data.

    "Jubir lebih condong bungkam padahal tugasnya adalah Juru Bicara penanganan Percepatan Covid-19," ujar Ibnu, Sabtu (02/05/2020), seperti dikutip dari Bonepos.com.
    Ibnu melanjutkan, padahal informasi Covid-19 itu sangat penting untuk masyarakat, agar masyarakat tidak lagi berkeliaran kecuali dalam keadaan mendesak. Di tempat yang berbeda, Putri yang juga salah satu jurnalis online Kabupaten Luwu Utara dari media Sulawesi.jbn.co.id mengatakan hal yang sama.

    "Setiap kali saya bertanya melalui WhatsApp pribadi Jubir Covid-19, Komang tidak membalasnya, WhatsApp saya hanya dibaca," bebernya dengan nada kesal.
    Sementara itu, Mursalim, anggota LSM Jari Indonesia mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Jubir Covid-19 Luwu Utara.

    "Saya merasa sangat kecewa dengan kinerja gugus tugas penangan Covid-19 Luwu Utara yang terkesan tidak mampu berbuat serta menutupi keadaan seolah kita masih baik baik saja," ungkapnya. (*)
    Loading...
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru