MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Pandemi Korona Ancam Keberlanjutan Usaha Kecil Di Selayar
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pandemi Korona Ancam Keberlanjutan Usaha Kecil Di Selayar

    Media Selayar
    Rabu, 29 April 2020, 20:33 WIB Last Updated 2020-04-29T12:40:13Z
    MEDIA SELAYAR. Mungkin bagi kalangan ekonomi menengah keatas, kondisi saat ini tidak begitu terasa, namun beda halnya dengan warga yang kondisi ekonominya kurang beruntung. Kondisi saat ini begitu sangat mencekam oleh mereka yang kurang beruntung karena telah mengancam dapur dan keluarga mereka.

    Begitulah kira-kira arti dan kesimpulan perbincangan dengan sejumlah warga Selayar disalah satu pojok kota Benteng bersama Pewarta Selayar. 

    Begitupula dengan perbincangan Pewarta dengan sejumlah pedagang dikompleks pertokoan dan pasar TPI Bonehalang. Mereka merasa kondisi saat ini sudah sangat kritis, karena pemasukan dan modal sudah tidak berimbang. Malah mereka sudah mulai mengerus modal untuk menutupi kebutuhan dapur keluarga.

    Sejak pemerintah Indonesia mengumumkan dua warganya terinfeksi virus corona pada Senin 2 Maret 2020, perlahan tapi pasti wabah virus Corona semakin mengancam keberlangsungan dunia usaha di Tanah Air tidak terkecuali di Kabupaten Kepulauan Selayar.

    Bahkan seorang pengusaha kuliner kepada Pewarta mengatakan bahwa jika wabah virus Corona tetap berlanjut.hingga bulan depan, maka usahanya akan gulung tikar. 

    Termasuk sejumlah pengusaha travel dan dunia usaha pariwisata yang memang sudah sejak awal sepi tamu karena pandemi virus korona. Begitu juga usaha perikanan dan pertanian serta pertukangan, ikut terkena imbasnya. 

    Andi Bahtiar diantaranya salah seorang pengusaha transportasi travel wisata, mengaku sudah tidak bisa menjalankan usahanya lagi karena tidak ada lagi tamu yang diantar. Begitu juga Fahri pengusaha kecil percetakan dan stempel yang sudah sejak dua bulan terakhir tidak pernah mendapat order.

    Demikian juga pedagang pasar, sektor pertokoan, khususnya penyedia sandang semua menyampaikan perihal sama saat ditanya-tanya mengenai usahanya. Disis lain kewajiban pembayaran diantaranya listrik dan kebutuhan lainnya seperti angsuran bank dan pajak serta beban atas keberlangsungan usaha serta kehidupan mereka terus berjalan. 

    Mereka berharap agar kepedulian Pemerintah saat ini dapat dibuktikan dengan nyata ke lapangan dalam bentuk bantuan yang meringankan tanpa harus melalui birokrasi berbelit yang dampaknya hanya menyuarakan kekesalan masyarakat bawah. (R. Op)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru