Banjir Dan Longsor Landa Kabupaten Sidrap

Header Menu

MEDIASELAYAR.COM | MEDIANYA ORANG SELAYAR
Cari Berita

Banjir Dan Longsor Landa Kabupaten Sidrap

Media Selayar
Selasa, 11 Juni 2019

Banjir Dan Longsor, Landa Kabupaten Sidrap

MEDIA SELAYAR. Banjir besar kembali melanda sebagian wilayah Sulawesi Selatan. Diantaranya Kabupaten Sidrap. Banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup besar dimana banjir diSidrap ini telah meluas hingga ke 3 Kecamatan.

Banjir besar yang melanda Kabupaten Sidrap, ini terjadi sejak akhir pekan kemarin. Banjir dari hulu ke hilir danau Sidenreng hingga meluas ke wilayah lainnya. Akibatnya, air danau meluap ke pemukiman warga sekitar danau. Banjir terparah di Desa Teteaji Kecamatan Tellu Limpoe dan Desa Wette’e Kecamatan Panca Lautang.

Ketinggian air banjir ada yang mencapai 1 meter lebih, jelas seorang warga Sidrap kepada media ini. 

Akibat intensitas hujan yang masih tinggi, menyebabkan longsor juga terjadi disejumlah titik. Seperti di keluarahan Tanru tedong, Kecamatan Dua Pitue, jelas Kepala BPBD Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Siara Barang, Selasa (11/6/2019).

BACA JUGA  : 16 Korban KM. Lintas Timur Belum Ditemukan

Dusun yang terjadi longsor yakni Dusun Kalempang 3 titik tanah kebun milik warga, 2 titik di Dusun Paraja jalan setapak. Sementara 4 titik longsor juga menutup akses jalan desa di Dusun Paraja Betao.

Sementara itu longsor terparah di desa Leppangen sekira 200 meter jalanan yang tertimbun longsor. Sementara akses jalan poros di Tana Toro-Lampirrin juga rusak parah dibeberapa titik dengan jumlah kerusakan total 1.500 meter.

Longsor yang terjadi ini, telah menghambat kelancaran arus transportasi dari Kabupaten Bone dan Sidrap yang melewati kecamatan Mallawa Bone dan Kecamatan Tanru Tedong Kabupaten Sidrap.  (*)