Api Lahap Gudang Dan 5 Ton Lebih Kopra Di Parappa

MEDIA SELAYAR. Kendati tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini, namun sedikitnya 5 ton kopra terbakar hangus dilalap sijago merah disebuah rumah pembakaran kopra (gudang), hari ini Jumat, 1 September 2017, sekitar pukul 15.00 Wita di Parappa, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Warga Parappa yang menyaksikan kejadian tersebut menceritakan bahwa api melahap gudang pengolahan kopra milik Benny Wijaya (Bengang), saat sementara berlangsung proses pengasapan untuk pembuatan kopra. Sayangnya api yang berada dalam tungku pengasapan tiba-tiba membesar dan mengagetkan pekerja yang tidak siap memeadamkan api tersebut.
Pekerja mulai panik namun sayang karena tidak ada air dilokasi kebakaran akibat pompa air yang macet. warga yang datang mau memberi pertolongan juga tidak dapat berbuat banyak. Hingga akhirnya armada pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian dan berhasil memadamkan api, setelah 1 jam kurang lebih terjadinya kebakaran tersebut.
Belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait kebakaran ini. Namun menurut seorang pekerja ditempat tersebut, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. (Lo2)
BACA JUGA : Dr. Ir. H. Marjani Sultan M.Si Khutbah Idul Adha 1438 H Di Barugaia
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
MEDIA SELAYAR ■ Uni Emirat Arab dan Qatar sedang berupaya untuk meminta bantuan sekutu guna meyakinkan Presiden AS Donald Trump untuk mengak...
-
MEDIA SELAYAR - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Jumat (5/9/2025) ramai dilaksanakan oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sel...
-
MEDIA SELAYAR - Fenomena Alam, Gerhana bulan total terjadi pada Minggu dan Senin (8/9/2025) mulai pukul 01.30 Wita dan diperkirakan puncakn...
-
Ils. MEDIA SELAYAR . Kekerasan terhadap jurnalis televisi kembali terjadi pada aksi 112 kemarin yang berlangsung di Jakarta. Hal ini men...
-
MEDIA SELAYAR . Oarfish atau yang biasa di namai Ikan Bile-Bile yang viral di medsos dan media online dalam dua hari terakhir, sudah biasa...

