Selayar
Home » , , , , , » Selayar Dan Barru Dilirik Investor Minyak Dunia

Selayar Dan Barru Dilirik Investor Minyak Dunia

Penulis Media Selayar on Sabtu, 24 April 2010 03.17.00

Selayar ,Dan, Barru ,Dilirik, Investor, Minyak, Dunia
Illustrasi KabarSmart(,)Com
MEDIA SELAYAR. Dikutip dari berbagai sumber terkait rencana pembangunan kilang minyak di Indonesia bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Barru adalah dua daerah di Sulsel yang dilirik oleh para investor.

Hal ini bisa dilihat dari adanya rencana pengembangan dunia perminyakan pasca kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Indonesia, yang menghasilkan nota kesepahaman kerjasama di berbagai sektor, diharapkan ikut berdampak terhadap iklim investasi di Sulsel, khususnya di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sekretaris Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Provinsi Sulsel Syamsul Bachri kepada media menjelaskan bahwa ada dua daerah yang bisa ditawarkan pada investor untuk membangun kilang minyak, yaitu di Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Barru.

Berdasarkan penuturannya, kilang minyak bisa di bangun dengan dua persyaratan yaitu minyaknya berasal dari luar Sulawesi Selatan, atau berasal dari Sulawesi Selatan. “Kalau ini terpenuhi, maka kilang minyak bisa dibangun di sini termasuk masalah kesiapan infrastruktur. Ini bisa dipromosikan, oleh instansi terkait,”ujarnya.

Khusus di daerah Barru, Syamsul menjelaskan pernah melakukan penelitian di sana, kondisi daerah yang merupakan sentra di Sulsel baik dari Utara dan Selatan sangat memungkinkan dibangun kilang minyak. Di luar Investor Arab Saudi, Syamsul berharap ada investor lain yang dapat melirik untuk membangun kilang minyak di Sulsel.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa ada dua perusahaan minyak yakni perusahaan asal Arab Saudi dan Amerika Serikat yang rencananya berinvestasi dalam pembangunan kilang minyak di Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2017 ini.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan DPMPTSP Sulsel, Indiani Ismu juga mengatakan rencananya total investasi yang akan masuk untuk kilang minyak tersebut, sebesar USD15 miliar atau Rp 2,94 triliun.

Sumber : Kabarsmart (.) com

0 KOMENTAR TRENDERS:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berbagi Dengan Kami Di Redaksi Blog Media Selayar