MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Cuaca Buruk Rusak Tanggul, Warga Pulau Pasi Was-Was
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Cuaca Buruk Rusak Tanggul, Warga Pulau Pasi Was-Was

    Kamis, 04 Februari 2021, 22:41 WIB Last Updated 2021-02-04T14:55:49Z


    MEDIA SELAYAR. Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa pekan terakhir, mengakibatkan air laut pasang mulai mengikis pantai, dan merusak tanggul di Pulo Pasi Desa Menara Indah, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar. 


    Dari pantauan Pewarta, pada Kamis (4/2), tanggul pehanan ombak tumbang sepanjang ratusan meter di Dusun Pasi Barat.


    Sementara di Dusun Pasi Timur, dalam setiap harinya ombak semakin mengikis pantai, bahkan air laut sudah naik menyentuh jalan rabat beton.


    Salah seorang warga Pulo Pasi Desa Menara Indah Jumaleng, kepada Pewarta mengatakan bahwa kondisi cuaca ekstrim, seperti air pasang dan ombak besar sudah terjadi selama 1 bulan terakhir.


    "Besarnya ombak dan air pasang selama 1 (satu) bulan ini, mengakibatkan tumbangnya tanggul di sepanjang pantai Dusun Pasi Barat", kata Jumaleng. 


    Ia pun menceritakan kondisi air pasang terjadi tengah malam, disaat warga lagi tertidur pulas, air laut naik dan menyentuh jalanan depan rumah masyarakat. 


    "Yang paling parah itu minggu lalu, Pak. Pas tengah malam, hujan deras, angin kencang, air laut naik bahkan sampai menyentuh jalanan, untung saja airnya tidak sampai ke pemukiman warga", ucapnya. 


    Bersama warga yang lain, kami pun berupaya agar air laut jangan sampai naik terus ke pemukiman. Ada yang mengisi pasir ke dalam karung, ada pula yang mengambil batu karang untuk dijadikan penahan ombak sementara.


    "Yang membuat kami paling khawatir, jika kondisi cuaca ekstrim ini terus berlangsung hingga pertengahan bulan Februari, maka dipastikan air laut akan naik dan merendam pemukiman warga", ucap Jumaleng.


    Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Desa sudah melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Kabupaten. Dan saat ini mereka sudah mendapat bantuan ratusan karung berisi pasir dan bronjong dari Kabupaten untuk dijadikan tanggul penahan ombak.


    "Kami sudah memasang ratusan karung barisi pasir dan puluhan bronjong, terutama dititik yang paling rawan air laut naik ke pemukiman warga", ungkap Jumaleng. (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru