-->
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Operasi SAR Pencarian Kapal Nelayan Sinjai Di Perairan Timur Pulau Selayar Dihentikan

    Media Selayar
    Senin, 06 Juli 2020, 19:49 WIB Last Updated 2020-07-06T11:49:07Z
     

    MEDIA SELAYAR. Sebuah kapal nelayan jenis jolloro dengan 5 orang diatasnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan sebelah timur pulau Selayar pada Senin (6/7).

    Komandan Basarnas Pos Selayar, Febrianto kepada Pewarta membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan kejadian ini pada Senin pukul 17.30 Wita.

    Laporan yang masuk dari keluarga awak kapal, melaporkan kalau perahu nelayan asal Sinjai yang berlayar dari pulau Tarupa Kabupaten Kepulauan Selayar mengalami laka laut di laut bagian timur pulau Selayar.

    Kapalnya mengalami mati mesin dan terombang ambing oleh gelombang yang cukup besar. Dan dalam laporan kedua, kapal mereka sudah hampir tenggelam, jelas Febri.

    Tim Basarnas segera mengambil langkah untuk melakukan pencarian yang tentu saja setelah kami koordinasi dengan pimpinan, yang memerintahkan melakukan operasi SAR pencarian kepada kapal nelayan bersama 5 awaknya tersebut jelas Febri.

    Ya, sore ini juga kami bergerak melakukan pencarian bersama Tim SAR Angkatan Laut Pos Selayar serta Tim Tagana, dan dalam perjalanan menuju lokasi pencarian di bagian timur pulau  Selayar, kami kemudian mendapat laporan susulan yang menyampaikan kalau perahu jolloro asal Sinjai yang dilaporkan laka laut telah ditarik oleh kapal nelayan Sinjai yang kebetulan melintas diperairan tersebut. jelas Febri. 

    Dengan masuknya laporan ditemukannya perahu ini maka Operasi SAR kemudian langsung kami nyatakan dihentikan, pungkas Febri.

    Pantauan Pewarta, pukul 18.00 Wita, personil Basarnas dan Angkatan Laut bergerak melalui pelabuhan Benteng dengan menggunakan speedboat. (Lo2). 

    Loading...
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru