-->
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Data Terbaru Korban Banjir Bandang Masamba Sudah 13 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

    Media Selayar
    Selasa, 14 Juli 2020, 20:42 WIB Last Updated 2020-07-14T12:44:42Z
    Data Terbaru Korban Banjir Bandang Masamba Sudah 13 Orang Ditemukan Meninggal Dunia


    MEDIA SELAYAR. Hingga petang, Selasa (14/7) proses pencarian korban tertimbun lumpur akibat banjir bandang di Masamba yang terjadi pada Senin (13/7) terus dilakukan. Data terbaru korban meninggal dunia akibat bencana ini telah mencapai 13 orang.

    Namun demikian belum ada hasil resmi yang diumumkan terkait data identifikasi jumlah korban tersebut. Jumlahnya seperti itu tapi identitas belum kita dapatkan, ujar Pewarta Masamba melalui wa.

    Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Hikmah, Kota Masamba. Total ada 15 jenazah yang ditemukan. Sedangkan korban selamat namun mendapat luka-luka, hingga saat ini dilaporkan sudah belasan orang. Korban menjalani perawatan di RSUD Andi Djemma Masamba.

    Untuk korban yang hilang, lanjut Mustari, dilaporkan sementara ada 38 orang dan sedang dalam pencarian. Data korban belum bisa divalidasi, tiga orang di Kecamatan Baebunta dan lima orang di Kecamatan Masamba yang dilaporkan pihak keluarga korban ke posko BPBD Luwu Utara.

    Laporan BPBD setempat menyebutkan, banjir bandang di aliran Sungai Masamba disebabkan intensitas hujan tinggi dan limpahan air dari Maipi, Kecamatan Masamba. Tingginya intensitas hujan juga terjadi di wilayah Kabupaten Luwu Utara khususnya pada area hulu Sungai Masamba di kawasan pegunungan Kecamatan Rongkong dan Kecamatan Rampi. Musibah tersebut berdampak di lima kecamatan.

    Terkait kerugian meterial, data sementara sebanyak 200-an rumah warga terendam air dengan ketinggian 50–200 sentimeter. Sejumlah tiang listrik roboh. Satu rumah kayu terbawa arus Sungai Masamba dan landasan pacu Bandara Andi Djemma Masamba tertutup material lumpur saat banjir.

    ”Untuk titik pengungsian sementara ada di empat titik yakni Gedung Remaja Masamba, Gedung DPRD Luwu Utara, Kantor Bupati Luwu Utara dan RSUD Andi Djemma Masamba khusus untuk warga yang kurang sehat akibat banjir,” ujar Mustari.

    Hingga saat ini, lanjut dia, tim gabungan masih melakukan pendataan dan menyiapkan fasilitas di pengungsian termasuk melalukukan pencarian korban hilang maupun yang terbawa arus. (Tim). 
    Loading...
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru