MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Polisi Amankan Pemicu Ketegangan Antara Warga Padang Dan Manarai
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Polisi Amankan Pemicu Ketegangan Antara Warga Padang Dan Manarai

    Media Selayar
    Rabu, 10 Juni 2020, 21:52 WIB Last Updated 2020-06-10T14:01:29Z
    Polisi Amankan Pemicu Ketegangan Antara Warga Padang Dan Manarai

    MEDIA SELAYAR. Ketegangan antar warga Desa Bontosunggu dan Desa Bontoborusu kembali terjadi pada Rabu (10/6). Puluhan petugas keamanan dari Polres Kepulauan Selayar diturunkan untuk mengamankan kedua warga desa yang bersitegang. Sekaligus mengamankan sejumlah warga yang diduga sebagai pemicu konflik dan ketegangan antar warga tersebut. 

    Kasat Sabhara Polres Kepulauan Selayar, AKP. Sri Toto disela-sela pengamanan di Manarai, Desa Bontoborusu kepada Pewarta menjelaskan singkat bahwa pihaknya saat ini sementara berupaya mendamaikan warga dua desa yang bersitegang. Dan sementara sudah diamankan 5 orang yang diduga pemicu ketegangan. 

    AKP. Sri Toto juga menyampaikan himbauan kepada warga dua desa agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak benar dalam kejadian ini. 

    Sementara itu Kapolsek Benteng, Iptu Asbudi Tonis kepada Pewarta juga menyampaikan hal yang sama. Warga diminta tidak mudah terpengaruh dengan informasi bohong yang bisa menyesatkan. 

    Kapolsek, Iptu. Asbudi kepada Pewarta menjelaskan kalau sudah ada 5 warga yang diamankan ke Polres. Kelima warga ini diduga sebagai pemicu awal terjadinya ketegangan. Sementara kita pantau perkembangannya, dan kami tetap siagakan personil untuk pengamanan di desa ini, pungkasnya. 

    Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, kejadian ini sebenarnya adalah kejadian berlanjut. Dimana sebelumnya telah ada perselisihan antara pemuda kedua desa. Hanya saja saat akan didamaikan oleh petugas keamanan terjadi penganiayaan lanjutan dan menyebabkan luka luka pada pemuda desa Bontosunggu. 

    Hal inilah yang kemudian memicu ketegangan antara warga didua desa ini. Dimana banyak warga Padang tidak menerima kejadian pemukulan tersebut. 

    Sementara itu dari pantauan Pewarta siang tadi, warga Manarai yang kembali dari Benteng, terpaksa dijemput perahu oleh keluarganya dibagian selatan Padang. Karena mereka khawatir dan takut lewat di pelabuhan Padang seperti biasanya. 

    " Ini kita masih takut Pak, nanti dingin pi lagi baru kami lewat di Padang. Mudah mudahan cepat damai, ujar seorang warga kepada Pewarta yang baru tiba "

    Pantauan lainnya, Kepala Desa Bontosunggu dan Kepala Desa Bontoborusu siang tadi bertemu membicarakan hal ini. Pertemuan tersebut disaksikan oleh Kapolsek Benteng, di kantor Desa Bontoborusu. (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru