MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Pasien Positif Mengikuti Program Wisata COVID-19 Di Makassar, Apa Maksudnya ?
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pasien Positif Mengikuti Program Wisata COVID-19 Di Makassar, Apa Maksudnya ?

    Media Selayar
    Sabtu, 09 Mei 2020, 15:42 WIB Last Updated 2020-05-09T08:01:30Z
    Pasien Positif Mengikuti Program Wisata COVID-19 Di Makassar, Apa Maksudnya ?


    MEDIA SELAYAR. Dalam beberapa hari terakhir, Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Kepulauan Selayar selalu menyampaikan pengumuman tentang pasien positif sementara mengikuti program wisata covid-19 di Makassar.

    Mendengar hal ini Pewarta berupaya mencari tahu melalui internet, apa yang dimaksud oleh Jubir sementara mengikuti program Wisata Covid-19 di Makassar ? Sepertinya kurang sosialisasi program ini hingga ke daerah, ujar Sulfikar, salah seorang awak media kepada Pewarta. 

    Dikutip dari Tempo,co Program Wisata Covid-19 merupakan bentuk kerja sama pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan sejumlah hotel untuk menerapkan isolasi mandiri. 

    Hotel-hotel di Makassar yang telah bergabung dengan program Wisata Covid-19 ini akan menjadi tempat karantina untuk orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), orang tanpa gelaja (OTG), dan pasien positif Covid-19.

    Di hotel itu, para tamu tetap mendapatkan pelayanan seperti biasa, yakni makan, laundry, dan ditambah layanan kesehatan oleh tenaga medis. 

    Lebih lanjut dalam berita tentang program wisata covid-19 di Sulsel, Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah mengatakan tingkat kesembuhan pasien, khususnya peserta wisata Covid-19 atau isolasi mandiri di hotel, begitu membantu karena didukung dengan suasana yang nyaman, makanan bergizi dan teratur, serta istirahat yang cukup.

    "Virus corona ini bisa dilawan dengan imunitas tubuh yang kuat," kata Nurdin Abdullah. "Imunitas yang kuat bisa diperoleh dari istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, minum vitamin, jangan cemas, jangan stres." seperti dikutip dari Tempo.Co.

    Sementara itu di Kabupaten Kepulauan Selayar, kendati tidak ada program khusus wisata covid-19 seperti yang diberlakukan oleh pemerintah provinsi Sulsel, namun pelayanan terhadap para pasien OTG dari 2 cluster yang diduga kontak atau berinteraksi dengan pasien positif tetap menjadi prioritas penanganan.

    Mereka juga dikarantina di 3 hotel yang ada di Selayar. Yakni hotel Syafira, hotel Selayar beach dan hotel Reyhan Square. Semua tentunya demi kesembuhan para pasien tersebut. (Tim). 
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru