Jelang Lebaran Ditengah Pandemi COVID-19 Masyarakat Ramai Ke Pegadaian Selayar

MEDIA SELAYAR. Pandemi COVID-19 belum berakhir dan belum ada yang bisa memastikan kapan pandemi akan terus menghantui masyarakat. Dampak pandemi corona ini kemudian menimbulkan berbagai polemik di tengah masyarakt. Utamanya dampak ekonomi.
Dampak ekonomi inilah yang membuat sebagian masyarakat begitu gusar. Bantuan pemerintah tidak terlalu bisa diharapkan untuk bisa mendongkrak ekonomi rumah tangga.
Alternatif untuk menyelamatkan ekonomi dan dapur keluarga, membuat masyarakat mencari jalan pintas dan singkat tanpa embel-embel birokrasi yang rumit.
Masyarakat mencari kemudahan dan pilihan mereka diantaranya adalah menggadaikan barang untuk menghasilkan uang.
" Saya ke pegadaian, karena tujuan saya untuk menggadai emas saya, uang susah Pak sementara kebutuhan sangat mendesak. Beras dan bahan makanan dirumah sudah habis, tidak ada pemasukan," ujar Ibu Rukmini (Red) yang bekerja sebagai penjahit rumahan.
Ibu Rukmini mengaku sebagai ibu dari 3 orang anak dan semua simpanannya sudah habis, selama dua bulan tidak ada order jahitan. gara-gara korona ini Pak, ujarnya kepada Pewarta dipelataran kantor Pegadaian Selayar, Senin (18/5) siang.
Lain lagi dengan Sudarman (Red), warga Bontotene, Ia datang ke pegadaian untuk memperpanjang titip gadai, karena belum bisa menebus barang, " tidak ada pembeli hasil bumi Pak, mau ki jual juga murah sekali, baru kalau beli bahan mahal-mahal, makanya saya kasi baku potong saja sisa perpanjangan gadai dan pembayaran bunganya ", jelasnya.
Sementara itu informasi yang diterima Pewarta, kebanyakan yang datang menggadai barangnya berupa emas. Selain masyarakat secara umum, banyak juga yang pedagang pasar yang datang menggadai.
Selama pandemi ini, yang datang menggadai barang cukup ramai dan menjelang lebaran ini, sangat banyak dibanding hari biasanya. Terpaksa pihak pegadaian memperpanjang pelayanan hingga pukul 16.00 Wita.
Seperti pada Senin (18/5), nasabah pegadaian Selayar cukup banyak dan harus antri menunggu pelayanan. Secara umum masyarakat merasa terbantu dengan adanya Perum Pegadaian Di Kabupaten Kepulauan Selayar. (Tim).
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
MEDIA SELAYAR - Sejumlah aktivis pemerhati pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar mulai angkat bicara terkait ramainya dugaan praktik t...
-
MEDIA SELAYAR - Polres Selayar mengungkap dua kasus kriminal menonjol yaitu perampasan mobil oleh debt collector dan pencurian kabel listri...
-
MEDIA SELAYAR - Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr.Mil., membantah keras isu yang beredar disejumlah media s...
-
MEDIA SELAYAR - Kondisi nelayan tradisional di Indonesia memprihantinkan. Negara makin terasa tidak berpihak pada nelayan. Demi tingkatkan...
-
MEDIA SELAYAR - Harga beras di pasar tradisional Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengalami kenaikan pada Rabu (27/8/2025 ). Kenaikan...