MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Bisa Lakukan Perjalanan Antar Daerah Tapi Bukan Untuk Mudik Lebaran
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bisa Lakukan Perjalanan Antar Daerah Tapi Bukan Untuk Mudik Lebaran

    Media Selayar
    Rabu, 13 Mei 2020, 10:23 WIB Last Updated 2020-05-13T02:24:47Z
    Bisa Lakukan Perjalanan Antar Daerah Tapi Bukan Untuk Mudik Lebaran


    MEDIA SELAYAR. Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa saat ini sudah bisa melakukan perjalanan antar daerah tapi harus memenuhi syarat dan bukan untuk perjalanan mudik lebaran. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel, Arafah Palu.

    Ia mengungkapkan, akses transportasi darat, laut dan udara kembali dibuka untuk melakukan perjalanan antar daerah. Meskipun demikian kata Arafah, tapi bukan untuk perjalanan mudik lebaran tapi diperuntukkan tenaga medis, TNI-Polri, ASN yang memiliki keperluan dalam penanganan COVID-19, kepentingan bisnis dan hal-hal yang dinilai sangat mendesak.

    “Itupun persyaratannya harus ketat, untuk melakukan perjalanan dibutuhkan administrasi seperti surat tugas, bebas covid-19 berdasarkan hasil rapid test, Swab dan PCR, dan ada surat pernyataan maskapai ayang harus disiapkan oleh yang melakukan perjalanan,” ungkap Arafah Palu melalui video conference, Selasa 12 Mei 2020.

    Ia mengatakan, berdasarkan pantauan untuk akses transportasi laut dan udara aturan tersebut sudah dijalankan dan diperketat. Sedangkan yang menjadi persoalan saat ini, lanjut dia, adalah akses transportasi darat, karena ada beberapa syarat yang harus diikuti oleh perusahaan transportasi darat.

    “Kriterianya sangat ketat, diharuskan supir bebas dari covid-19, kemudian tidak semua armada bisa beroperasi dan dibatasi,” ujarnya.

    Selain itu, tidak semua orang bisa melakukan perjalanan melalui transportasi darat.

    “Yang diperbolehkan itu, hanya tenaga medis, TNI-Polri, ASN yang memiliki kepentingan penanganan covid-19, kepentingan bisnis dan hal-hal yang lain, seperti orang sakit keras atau orang meninggal,” pungkasnya. (Mks).
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru