• Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dampak Corona, Bank Mulai Kewalahan Permohonan Keringanan Pembayaran Kredit

    Media Selayar
    Sabtu, 02 Mei 2020, 11:44 WIB Last Updated 2020-05-02T03:45:15Z
    selayar
    MEDIA SELAYAR. Ditengah pandemi covid-19 yang melanda dunia, otomatis telah menggangu jalannya roda ekonomi secara global. Tidak terkecuali kegiatan keuangan yang ada pada dunia perbankkan.

    Pengelola Bank pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menanggung beban berat di tengah pandemi Covid-19, tak hanya untuk menjaga kelangsungan bisnisnya melainkan beban utang debitur yang antre untuk direstrukturisasi secara massal.

    Meski bertugas jadi penyelamat, kalangan bank BUMN butuh suntikan dana segar.

    Bank BUMN menjadi garda terdepan penyelamatan kalangan usaha mulai dari skala mikro hingga jumbo. Pemerintah telah menerbitkan sejumlah rangsangan untuk membantu dunia usaha yang terdampak akibat pandemi virus corona.

    Tercatat, hingga 24 April 2020 Bank BUMN telah merestrukturisasi utang senilai Rp120,9 triliun dari 832.052 debitur. Bukan tugas yang mudah untuk ‘menggendong’ beban utang mesin penggerak ekonomi selama pandemi corona. (***)
    Loading...
    Komentar

    Tampilkan

    1 komentar:

    1. Assalamualaikum
      Saya membawa kabar baik kepada Anda semua warga negara Indonesia di platform ini, Tuhan telah sepenuhnya setia kepada saya dan seluruh rumah saya telah bertahan sejak Mei 2019, kesaksian saya dan kabar baik saya berjalan seperti ini, Nama saya Kartin Kiba dari Jl.P .Biak 9 No. 230 Rt.007 Rw.018 Desa Arenjaya, Jakarta Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, saya adalah seorang pemasar di perusahaan tempat saya bekerja, Suami saya dan saya ingin menggunakan platform ini untuk menginformasikan semua ini. Platform ini membutuhkan dan mencari pinjaman yang tulus untuk berhati-hati karena internet dan blog penuh dengan perusahaan pinjaman palsu dan penipuan yang hanya ada di sini untuk merobek uang hasil jerih payah Anda.

      Suami saya dan saya memiliki hutang besar dan kami memutuskan untuk mencari pinjaman online untuk melunasi hutang kami dan kami menghubungi perusahaan pinjaman dari Singapura yang pada bulan Desember 2018, dan kami ditipu oleh pemilik perusahaan dengan meminta kami untuk membayar banyak biaya yang kami bayar dan pada akhirnya kami tidak mendapatkan pinjaman, kami kehilangan sekitar Rp7.500.000 untuk perusahaan pinjaman palsu di Singapura karena kami mengajukan pinjaman sebesar Rp450.000.000,00 dan dengan semua biaya yang kami bayarkan kami lakukan tidak mendapatkan pinjaman dan suami saya dan saya sangat Frustrasi dan saya dipecat dari pekerjaan saya di perusahaan tempat saya bekerja karena saya juga mengambil pinjaman dari perusahaan tempat saya bekerja dan kami bangkrut dan muak dengan kehidupan.

      Jadi Tuhan itu baik, kami berdoa dan Tuhan mengarahkan kami ke seorang pelayan dan pada hari yang setia ini 20 Mei 2019, saya menjelajah internet ketika saya bisa menemukan kesaksian seorang wanita Indonesia dengan nama Yohanes Hendra Who dari Kota Bandung, bagaimana Tuhan mengubah kehidupan keuangannya melalui perusahaan pinjaman. Dia meminta saya untuk menghubungi ibu Helen dan dia memperkenalkan saya kepada ibu Helen dan dia memberi saya keberanian dan saya mengajukan pinjaman dari ibu dan ibu Helen, Helen akhirnya membantu saya mendapatkan pinjaman. di perusahaan dan saya mendapat jumlah persis yang saya ajukan dan saya sangat senang.

      Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberi tahu rekan-rekan saya bahwa jika Anda membutuhkan pinjaman asli yang asli dan ingin mendapatkan pinjaman cepat dengan tingkat bunga 2%, cukup mendaftar melalui Ny. Helen Wilson melalui email: (helenwilson719@gmail.com) atau Whatsapp: +1-585-326-2165. Anda juga dapat menghubungi saya melalui email ini, (kartinkiba72@gmail.com). untuk informasi lebih lanjut.

      ALLAH memberkati kalian semua!
      Terima kasih.

      BalasHapus

    Berita Terbaru