MEDIA SELAYAR. Kapal ambulance desa Jinato, Kecamatan Takabonerate Selayar terpantau miring dan sudah dimasuki air laut dipantai Pulau Jinato Senin (6/1).
Kejadian miringnya kapal ini jadi perhatian warga setempat namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena kapal yang merupakan asset desa tersebut belum diserah terimakan dari pejabat desa yang lama ke pejabat desa yang baru.
Pejabat desa baru belum menerima dan pejabat desa lama belum menyerahkan, kasian asset kami kalau dibiarkan seperti itu, apalagi ini musim barat, ombak dan angin setiap saat mengancam pesisir ujar Akbar salah seorang warga Jinato kepada Pewarta, Senin (6/1).
Selain itu perseteruan mesin kapal tersebut juga mengemuka, karena ditengarai ada kisruh dalam pengadaan kapal yang dalam pembeliannya menggunakan dana desa Jinato TA 2017 senilai hampir 200juta rupiah lebih, termasuk adanya tambahan 100 juta dari dana pemberdayaan yang katanya dialihkan untuk membeli asset ini.
Salah seorang tokoh masyarakat Jinato meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten untuk menengahi persoalan pembelian kapal desa ini, agar terang benderang soalnya kasian kalau ditelantarkan seperti itu.
Sebelum Pilkades pada Desember 2019 lalu, kondisinya baik dan dipakai oleh Kepala Desa saat itu. Termasuk dipakai mengangkut sejumlah material proyek Balai Taman Nasional Takabonerate tahun lalu, inikan sangat membantu ujar sumber lagi.
Jadi tolonglah, selamatkan asset kami, jangan hanya perseteruan Pilkades lalu asset ratusan juta tersebut tidak diperhatikan, pinta sumber kepada Pewarta.
Imformasi yang diterima Pewarta dari Jinato, kondisi kapal sudah miring dan mesinnya sudah dibuka untuk diangkat. Sementara air laut sudah masuk ke badan kapal.
Warga meminta agar kapal tersebut diselamatkan sebagai asset negara untuk kemaslahatan masyarakat Jinato ke depannya. (Tim).
Trending Now
-
Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter Intai Laut Sulsel, Sejumlah Kapal Tujuan Selayar Tertahan Di MaumereMEDIA SELAYAR | BENTENG — Perairan Kepulauan Selayar pada bulan Januari 2026 sedang mengalami cuaca ekstrem, akibat fase angin muson barat...
-
MEDIA SELAYAR - Dalam sepekan terakhir cuaca ekstrim musim angin barat dan ombak menerjang wilayah pesisir dan wilayah Kepulauan Selayar. ...
-
MEDIA SELAYAR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi ...
-
MEDIA SELAYAR | JAKARTA — Ketua Guru Ngaji dan Mubaligh Indonesia, Ustadz Ahmad Sodiq meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji ulang ter...
-
MEDIA SELAYAR - Cuaca ekstrim angin musim barat disertai hujan dan gelombang tinggi diperairan Kepulauan Selayar menyebabkan lumpuhnya seju...


