Patta Amir : Bukan Salah Sasaran, Hanya Perlu Pemutakhiran Data"

Header Menu

MEDIASELAYAR.COM | MEDIANYA ORANG SELAYAR
Cari Berita

Patta Amir : Bukan Salah Sasaran, Hanya Perlu Pemutakhiran Data"

Media Selayar
Senin, 07 Oktober 2019

MEDIA SELAYAR. Persoalan data sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan dan dimungkinkan melakukan pemutakhiran data dua kali setahun.

Khususnya data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) demikian dijelaskan oleh Patta Amir SP. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar, disela sela mendampingi Bupati melakukan kunker ke wilayah tersebut.

"Iya, kami dari Dinsos juga menyempatkan waktu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil penyaluran sejumlah program bantuan sosial di Kecamatan Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur", ungkap Patta Amir. 

Pada intinya, lanjut Patta Amir, saya masih baru maka saya harus melihat kondisi dilapangan, imbuhnya.

Dinas Sosial mendorong pemerintah kecamatan dan Desa untuk melakukan pemutakhiran data warganya guna mendukung Prog-ram Keluarga Harapan demi ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

"Data sosial rumah tangga miskin sangat dinamis sehingga pemutakhiran data semestinya dilakukan secara periodik,"  jelas Patta Amir.

Jadi kalau kita mau menanggapi apa yang ditanggapi publik dengan kalimat, penyaluran bansos salah sasaran akan kita jawab dengan bukan salah sasaran tetapi ketidak sesuaian data.

Menurut Patta Amir, peran pemerintah Desa sangat penting dalam pemutakhiran data kemiskinan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin seyogianya pihak pemerintah berperan aktif dalam proses verifikasi dan validasi data terpadu termasuk mengalokasikan anggaran dan menyiapkan sumber daya manusia.

Patta Amir sebagai Kepala Dinas Sosial mengatakan bahwa salah satu prioritasnya adalah melakukan pemutakhiran data penduduk miskin dan melakukan pengembangan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) untuk memudahkan masyarakat memberikan masukan informasi dan aduan kepada kami, jelas Patta Amir.

SIKS-NG memuat data rumah tangga dengan status sosial ekonomi rumah tangga (ruta) 40% terendah yang meliputi data demografi, pendidikan, kesehatan, perumahan, kepemilikan aset, dan kepesertaan program bansos secara daring, transparan, dan cepat seperti harapan dan arahan Bupati untuk memberikan layanan terbaik dan cepat kepada masyarakat Selayar, tegas Patta Amir.

Perbaikan data dari lapangan dikelola melalui SIKS-NG dan dimanfaatkan untuk perencanaan, pengambilan keputusan, dan penyaluran bansos/subsidi. (Tim).