Kunjungi Kampung Jeruk Selayar, Mahasiswa Yakin Potensi Agro Wisata Selayar

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Kunjungi Kampung Jeruk Selayar, Mahasiswa Yakin Potensi Agro Wisata Selayar

Media Selayar
Kamis, 03 Oktober 2019
 Kunjungi Kampung Jeruk Selayar, Mahasiswa Yakin Potensi Agro Wisata Selayar

MEDIA SELAYAR ■ Mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar mengunjungi lokasi kebun jeruk Selayar di Dusun Lambongan Desa Bontona Saluk, Kecamatan Bontamatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (2/9/2019).

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian study tour mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar selama 3 hari di Kepulauan Selayar.

Kegiatan observasi mahasiswa Poltekpar Makassar yang dilaksanakan di lokasi kebun jeruk Kelompok Tani Toba Jaya ini di dampingi oleh Pendamping Lokal Desa Bontona Saluk, AM. Afdal Patta.

Dalam penyampaiannya dihadapan mahasiswa, Andi Afdal mengatakan sangat bersyukur atas kunjungan mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar di lokasi kebun jeruk Desa Bontona Saluk.

"Meskipun momentnya kurang tepat karena masa berbuah jeruk Selayar sudah lewat, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan adik-adik mahasiswa di Desa Bontona Saluk," ucap Andi Afdal.

Dalam kesempatan ini, Mahasiswa Poltekpar Makassar berinteraksi dan belajar langsung kepada para petani jeruk Selayar yang tergabung dalam Kelompok Tani Toba Jaya tentang pembibitan, penyiapan lahan, penanaman, penyiraman, pemupukan, perawatan, termasuk sampai pada musim berbuahnya.

"Kami berharap dengan study tour yang dilaksanakan di Kepulauan Selayar, mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar bisa membantu mempromosikan keindahan alam dan potensi agro wisata Selayar," tambah Andi Afdal.

Sementara itu, menurut Putri salah satu mahasiswi Politeknik Pariwisata Makassar menuturkan bahwa kampung jeruk Selayar akan menjadi salah satu destinasi agrowisata.

"Selain dikenal dengan keindahan alamnya, Selayar dikenal dengan komoditi andalannya, yaitu jeruk Selayar. Dan ini sangat memungkinkan menjadi salah satu objek wisata agro andalan di Kabupaten Kepulauan Selayar," tutur Putri.

Sementara itu, Dosen pembimbing mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar, DR. H. Muhammad Yahya, M.Pd. mengatakan bahwa lokasi jeruk Selayar yang dikunjungi ini adalah potensi lokal yang harus dimaksimalkan dan perlu terus dikembangkan. Apalagi jeruk Selayar sudah sangat terkenal.

"Saya melihat sangat banyak kebun jeruk disini, ini adalah salah satu potensi agro wisata yang harus dimaksimalkan. Para petani jeruk Selayar bisa membuka paket edukasi wisata agro," kata Muh. Yahya.

Selama 3 (tiga) hari di Selayar, mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar berkunjung ke beberapa objek wisata. Mereka mengunjungi Pantai Punagaan, Kampung Tua Bitombang, Gong Nekara, Jangkar Raksasa, Pantai Liang Kareta dan lokasi kebun jeruk di Bontona Saluk.

Muh. Yahya menambahkan bahwa selama di Selayar, ia dan mahasiswanya sangat menikmati keindahan alam, budaya dan potensi wisata Selayar.

"Besok kami sudah kembali ke Makassar dan yang paling berkesan bagi kami adalah masyarakat Selayar ramah-ramah, masyarakat yang bertemu dengan rombongan kami, pasti selalu senyum, kami merasakan sambutan masyarakat Selayar yang begitu hangat," tutup Muh. Yahya.

■ Ircak