MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Pengajar TPA di Benteng Selatan Keluhkan Terlambatnya Pembayaran Honor
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pengajar TPA di Benteng Selatan Keluhkan Terlambatnya Pembayaran Honor

    Media Selayar
    Minggu, 04 Agustus 2019, 16:43 WIB Last Updated 2019-08-04T08:43:10Z
    Pengajar TPA di Benteng Selatan Keluhkan Terlambatnya, Pembayaran Honor

    MEDIA SELAYAR. Pembayaran honor Pengajar Guru Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Benteng Selatan, Kecamatan Benteng, terhambat.

    Salah satu Pengurus TPA di Benteng Selatan Supriadi misalnya kepada awak media mengungkapkan bahwa di TPA Nurul Yakin yang dipimpinnya hingga saat ini Honor TPA Triwulan IV Tahun 2017 belum terbayarkan.

    " Kalau di TPA saya ada 2 Pengajar, itu selama Triwulan IV Tahun 2017 Totalnya Rp 600 ribu Per orang. Dan saya sudah tanyakan ke rekan-rekan TPA lain hampir seluruhnya tidak terbayarkan" kata Supriadi (Minggu, 04 Agustus 2019).

    Hal yang sama diungkapkan oleh pengajara TPA lainnya, Ruslan, Kepala TPA Az Zahra Annisa, bahwa di TPA yang dipimpinnya terdapat dua orang pengajar TPA yang terdaftar juga belum terbayarkan. Ruslan mengungkapkan bahwa ia sudah sering menghubungi Lurah yang menjabat saat itu.

    Kepala Kelurahan Benteng Selatan, A. Rifai yang dikonfirmasi Minggu (4/8) via telepon membenarkan informasi tersebut.

    Rifai  menjelaskan bahwa selama kepemimpinannya pembayaran honor TPA lancar, meskipun kadang beberapa hari terlambat karena proses administrasi namun sudah terbayarkan. Untuk pembayaran honor triwulan IV 2017 ia juga sudah mendapatkan informasinya.

    " Sejak awal memang beberapa pengurus TPA mengadu belum terima Honor dan saya sudah koordinasi dengan Pejabat Lurah sebelum saya. Masalahnya adalah Honor tersebut sudah  dicairkan dari Bendahara Pemkab " jawabnya.

    Ia berjanji akan melakukan langkah-langkah agar hak para guru santri ini bisa terbayarkan.

    Data yang diterima Pewarta, gaji atau honor tenaga pengajar hanya senilai Rp 200 ribu perbulan. (Ajen)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru