Ketua LSM LP-RI Sulsel Kecam Kebijakan Pemadaman Listrik Seharian Oleh PLN Selayar

Header Menu

MEDIASELAYAR.COM | MEDIANYA ORANG SELAYAR
Cari Berita

Advertisement


Ketua LSM LP-RI Sulsel Kecam Kebijakan Pemadaman Listrik Seharian Oleh PLN Selayar

Media Selayar
Sabtu, 03 Agustus 2019

Ketua LSM LP-RI Sulsel Kecam Kebijakan Pemadaman Listrik, Seharian Oleh PLN Selayar

MEDIA SELAYAR. Ketua DPD LSM LP-RI Sulawesi Selatan, Imran Hasan Patombongi, melalui siaran persnya mendesak Pimpinan PLN Pusat untuk segera mencopot Kepala PLN Selayar karena dinilai tidak mampu memberi layanan listrik terbaik dan seenaknya melakukan pemadaman diseluruh Selayar, dengan alasan pembenaran, telah diumumkan sebelumnya.

"Walaupun dipadamkan seharian pekerjaan moderenisasi tidak akan selesai sehari, jadi sebaiknya digilir saja padamnya, jangan bersamaan seperti ini dan jangan terlalu lama, ini bisa mempengaruhi aktivitas warga, kan masih panjang waktu," tegas Imran.

Berdasarkan pengumuman pemadaman listrik di 6 kecamatan yang dikeluarkan PLN Selayar dan dibagikan melalui jalur WA grup netizen Selayar, sudah sangat membuktikan bahwa hal ini adalah kesewenang wenangan dan tindakan semau gue, jelas Imran.

Seharusnya PLN memikirkan cara pemadaman bergilir dan tidak bersamaan sehari penuh, karena akan berimbas pada perekonomian warga Selayar.

Memang diumumkan sebelumnya, tapi pemadaman seharian di 6 kecamatan itu sangat buruk dampaknya bagi masyarakat kecil pencari hidup yang usahanya tergantung pada aliran listrik, jelasnya lagi.

"Kan banyak cara lain, lanjut Imran, tidak usah seharian penuh, supaya tidak lumpuh total, dan ini bukti bahwa pelayanan listrik di Selayar perlu perbaikan. Dan untuk hal ini tidak ada cara lain agar bisa berubah kecuali memperbaiki kebijakan dengan mengganti pimpinannya," kata Imran.

Sehari penuh listrik PLN padam membuat sejumlah warkop diseputar Benteng Selayar terpantau tidak ramai seperti biasanya, begitupun dengan sejumlah rumah makan dan pertokoan, bengkel dan pengusaha ikan yang usahanya sangat tergantung ke pendingin tenaga listtik.

Termasuk rumah ibadah yang tidak punya generator juga ikut terganggu. Bahkan sejumlah pedagang kecil yang tergantung listrik seperti penjual es batu, es putar dan usaha warnet juga terpaksa tidak operasi serta berbagai macam usaha masyarakat lainnya.

Kami LSM LPRI Sulsel akan segera bersurat kepada kepala PLN Pusat untuk menyampaikan perihal kebijakan PLN Selayar yang kami nilai tidak berpihak ke rakyat kecil. Dan akan meminta agar Kepala PLN Selayar diganti dengan pimpinan yang mampu memikirkan kebijakan yang berpihak ke rakyat kecil.

Sementara itu, dari pengumuman yang beredar, di tulis bahwa Pemadaman listrik PLN  di 6 Kecamatan dari pukul 09.00 s/d 16.00 Wita, dilakukan pihak PLN Selayar, sebagai upaya modernisasi jaringan dan pemangkasan pohon diseputar jaringan serta pembersihan mesin PLN. (*)