Gubernur Kep. Riau Terjaring OTT KPK

MEDIA SELAYAR. Nurdin Basirun Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (10/7) malam.
KPK melakukan OTT terhadap Gubernur Kepri pada Rabu malam terkait izin lokasi reklamasi.
"Terkait izin lokasi rencana reklamasi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan.
Ada enam orang yang ditangkap. Pihak yang ditangkap kemudian dibawa ke Polres Tanjungpinang.
Informasi yang bisa disampaikan saat ini adalah diduga transaksinya itu terkait dengan kewenangan pemberian izin lokasi untuk rencana reklamasi di Provinsi Kepulauan Riau tersebut. Makanya kami mendalami informasi itu pada orang-orang yang diamankan," ujarnya
Selain mengamankan 6 orang, KPK juga mengamankan uang sebesar 6.000 dollar Singapura.
Uang ini diduga merupakan bagian dari transaksi terkait izin lokasi reklamasi tersebut.
"Diduga ini bukan penerimaan pertama. Nanti tentu kami akan identifikasi dan dalami lebih lanjut mulai dari proses pemeriksaan ini," kata Febri.
Ia menyampaikan, KPK memiliki waktu selama 24 jam untuk menentukan status penanganan perkara dan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan.
Hasil dari OTT juga akan diumumkan secara rinci dalam konferensi pers, Kamis (11/7/2019).
Sementara itu terkait kejadian ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau kepala daerah agar menjauhi area rawan korupsi. (***)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
MAKASSAR, MEDIA SELAYAR — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Jaringan Media Indonesia Raya (JAMIRA). Andi Taufan Parenrengi, yang merupa...
-
JAKARTA | MEDIA SELAYAR — Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Okto...
-
JAKARTA, MEDIA SELAYAR — Rencana eksekusi sebuah rumah di Jalan Cempaka III, RT 005/RW 011, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Ka...
-
(net) MEDIA SELAYAR - Nama Selayar berasal dari kata cedaya ( Bahasa Sanskerta ) yang artinya satu layar, dikaitkan dengan sejarah yang kon...
-
JAKARTA- MEDIA SELAYAR — Jaringan Media Indonesia Raya (JAMIRA) menilai perlindungan anak di ruang digital membutuhkan langkah yang lebih m...

