Dr. H. Zainuddin SH. MH Jadi Pembicara Pada Pertemuan Saudagar Bugis - Makassar Ke XIX

Header Menu

MEDIASELAYAR.COM | MEDIANYA ORANG SELAYAR
Cari Berita

Dr. H. Zainuddin SH. MH Jadi Pembicara Pada Pertemuan Saudagar Bugis - Makassar Ke XIX

Media Selayar
Selasa, 18 Juni 2019

Dr. H. Zainuddin SH. MH Jadi Pembicara, Pada Pertemuan Saudagar Bugis - Makassar Ke XIX

MEDIA SELAYAR. Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin SH. MH menjadi salah satu pembicara dalam pelaksanaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XIX tahun 2019. Kegiatan yang dihadiri oleh para pemuka Bugis - Makassar sedunia berlangsung di Wisma Negara, di kawasan Central Point Of Indonesia di Makassar pada akhir pekan kemarin, Minggu (16/6)

PSBM XIX ini menggusung tema “Bersinergi Memajukan Pariwisata berbasis Kearifan Lokal”. Dan Wakil Bupati membawa topik Potensi dan Pengembangan Pariwisata Maritim di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Saya awali dengan memaparkan profil dan aksebilitas ke Kabupaten Kepulauan Selayar. Namun pertanyaannya bagaimana garis kebijakan tentang pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar. Yang kedua saya sampaikan adalah potensi dan pengembangannya,” terang H. Zainuddin.
 

Lebih lanjut dalam materi pembicara, Wakil Bupati menyampaikan awal, terkait garis kebijakan kepariwisataan, ada yang sifatnya umum. Namun demikian ada juga yang sifatnya khusus, seperti yang diatur dalam perda tentang RPJMD.

Dr. H. Zainuddin SH. MH menegaskan bahwa kepariwisataan di Kabupaten Kepulauan Selayar harus sejalan dengan visi Kabupaten yaitu terwujudnya masyarakat maritim yang sejahtera berbasis nilai agama dan budaya.

“Untuk menghadirkan masyarakat maritim yang sejahtera, proses ke arah itu adalah berbasis nilai agama dan budaya,” terangnya.
Terkait dengan hal tersebut, untuk membangun pariwisata yang tepat adalah pariwisata yang religius, yang halal dan berbudaya yang tidak serta merta diadopsi dari Dinas Pariwisata pada tempat lain. Ia mengatakan dari sekian banyak potensi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar, ada yang sifatnya favorit.

“Dalam paparan itu saya memberikan pemahaman tentang beberapa objek wisata di Selayar yang sifatnya menantang, yang saya istilahkan bagaikan raksasa yang sedang tidur. Oleh karena itu persoalan pengembangannya, kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD kabupaten, tetapi juga APBN, APBD provinsi. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah investasi dari pihak swasta,” kata H. Zainuddin.

Menurut dia, pariwisata itu bukan hanya program sektoral tetapi juga adalah program lintas sektoral.

“Membangun pariwasata itu tidak hanya membangun objek tetapi juga prasarananya, seperti jalan, transportasi, akomodasi, termasuk kulinernya dan industri sofenir, sehingga peranan investasi swasta di sini sangat dominan. Dari narasi yang saya kemukakan, kata kuncinya saya mengajak ayo kita sama-sama ke Selayar,” jelasnya.

Apa yang dipaparkan oleh Dr. H. Zainuddin SH. MH menuai banyak respon dari segenap peserta yang hadir, terlebih pertemuan tersebut adalah pertemuan para Saudagar Bugis Makassar. (KT2/Humas)