MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Sampah Kerap Tumpah ke Jalan, Ternyata Ini Biangnya
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Sampah Kerap Tumpah ke Jalan, Ternyata Ini Biangnya

    Media Selayar
    Selasa, 16 Januari 2018, 09:25 WIB Last Updated 2021-08-27T04:09:14Z
    Sampah Kerap Tertumpah Ke Jalanan, Ternyata Anjing, Biangnya

    MEDIA SELAYAR. Populasi anjing cukup lumayan berkembang pesat di Kabupaten Kepulauan Selayar. Khususnya di Benteng sebagai pusat Kabupaten Kepulauan Selayar. 

    Populasi anjing liar ini cukup meresahkan warga. Pasalnya anjing ini kerap menjadi biang, mengotori lingkungan dengan kotorannya dan membongkar tempat sampah warga hingga sampahnya tumpah ke badan jalan. 

    Kerap juga anjing liar ini mengambil sandal dan sepatu warga  yang rumahnya berada di pingir jalan raya. 


    Kondisi ini sudah berlangsung lama, padahal sebelumnya populasi anjing liar ini sudah pernah dibasmi. Piha terkait diminta turun dan perhatian hal ini, sebelum ada hal yang tidak diinginkan terjadi akibat populasi anjing yang tidak terkontrol ini.


    Dilema anjing liar berlangsung disaat Pemerintah sementara menggenjot keindahan kota untuk mendukung program pariwisata, sebagai program prioritas Pemerintah saat ini.


    BACA JUGAVideo : Anjing Liar Kembali Berkeliaran Dalam Kota Benteng


    Agus Salim salah seorang warga Benteng Selatan mengatakan bahwa seharusnya keberadaan anjing ini tidak dibiarkan saja, karena selain mengotori lingkungan, keberadaannya juga membahayakan warga jika saja ada anjing yang teridap penyakit rabies.


    Belum lagi kotorannya sangat mengganggu warga Muslim yang akan melaksanakan ibadah ke mesjid, yang kerap tidak sengaja menyentuh kotoran tersebut, jelas Agus.


    Lain lagi dengan Andi Anwar, warga Benteng yang mengaku sangat kesal karena anjing ini selalu masuk ke halaman rumah dan mengambil barang-barang seperti sandal dan jemuran didepan rumah. Dan ini selalu kejadiannya pada malam hari. Mau dibunuh takutnya peliharaan warga lain, kita dapat masaalah, kesalnya kepada Pewarta.


    Makanya seyogyanya Pemerintah turunlah melihat hal kecil ini, kalau yang kecil saja tidak bisa di perhatikan, bagaimana dengan yang besar, ketus Andi.


    Selain anjing ini, Andi juga menyebut banyaknya suara knalpot bising dikota Benteng jika tengah malam, ini juga sangat mengganggu warga yang sementara beristirahat. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru