Ketua Panwaslu Selayar Buka Resmi Rakor Pengawasan Partisipasif

MEDIA SELAYAR. Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipatif dibuka oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kepulauan Selayar, Muhammad Tahir. Rakor tersebut berlangsung di Reyhan Square, hari ini 25 Desember 2017. Rakor akan dilaksanakan selama dua hari hingga Selasa 26 Desember 2017.
Rakor ini, dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Selayar, Akbp. Syamsu Ridwan S.IK, Para Pimpinan Partai Politik, Para Pimpinan Ormas, Okp dan Lsm.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Panwas, Muhammad Tahir menjelaskan bahwa pelaksanaan rakor ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan dan menyamakan pendapat dalam penerapan peraturan pemilu yang akan diterapkan dalam sejumlah pesta demokrasi yang akan datang. Setidaknya rakor ini dapat menjadi media agar aturan-aturan tersebut dapat sampai ketingkat bawah.
Paling tidak dari pelaksanaan rakor ini dapat menjadi sebuah pemahaman dan kesepakatan agar peraturan dan perundang-undangan terkait Pemilu dapat diketahui hingga masyarakat bawah, jelas Muhammad Tahir.
Muhammad Tahir berharap agar para peserta rakor mengikuti jalannya rakor dan dapat bermanfaat. Selanjutnya Muhammad Tahir membuka rapat korrdinasi dengan resmi. (Takwin)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
MEDIA SELAYAR ■ Uni Emirat Arab dan Qatar sedang berupaya untuk meminta bantuan sekutu guna meyakinkan Presiden AS Donald Trump untuk mengak...
-
MEDIA SELAYAR - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Jumat (5/9/2025) ramai dilaksanakan oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sel...
-
MEDIA SELAYAR - Fenomena Alam, Gerhana bulan total terjadi pada Minggu dan Senin (8/9/2025) mulai pukul 01.30 Wita dan diperkirakan puncakn...
-
Ils. MEDIA SELAYAR . Kekerasan terhadap jurnalis televisi kembali terjadi pada aksi 112 kemarin yang berlangsung di Jakarta. Hal ini men...
-
MEDIA SELAYAR . Oarfish atau yang biasa di namai Ikan Bile-Bile yang viral di medsos dan media online dalam dua hari terakhir, sudah biasa...
