Trip I KMP. Bontoharu Dari Pamatata Dipadati Motor

MEDIA SELAYAR. Jalur penyeberangan kapal feri dari pelabuhan Pamatata Kabupaten Kepulauan Selayar menuju pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba, hari ini Minggu 3 September 2017, pada trip pertama kapal feri KMP. Bontoharu dipenuhi kendaraan roda dua (motor).
Kendaraan ini adalah pemudik Idul Adha 1438 H ke Selayar dan baru kembali ke Makassar atau daerah lainnya di Sulsel, setelah memanfaatkan libur selama 2 hari di Selayar. Berdasarkan keterangan petugas pelabuhan di Pamatata, bahwa kendaraan roda dua yang terangkut pada trip pertama KMP. Bontoharu ada sekitar 200an lebih motor.
Dari pantauan Media Selayar pada trip pertama KMP. Bontoharu menuju Bira juga mengangkut bus Akdp serta mobil pribadi.
Nur Fajri, salah seorang pemudik menyampaikan bahwa kendaraan memang telah padat sejak pagi hari di pelabuhan ini, tapi semua berjalan lancar ke atas kapal. Tadinya saya mendapat antrian diatas dua ratus untuk kendaraan roda dua. Dan alhamdulillah saya terangkut pada trip pertama, ungkapnya.
Sementara itu, pantauan sebaliknya dari pelabuhan Bira juga mengalami hal sama, dimana pada hari ini juga ramai pemudik yang baru kembali ke Selayar. (Rik)
BACA LAGI : Bupati Dan Wabup Kep. Selayar Hadiri Prosesi Adat Qurban Di Gantarang
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
MEDIA SELAYAR - Jembatan utama yang menghubungkan Tanabau–Baera, Desa Bontotangnga Kabupaten Kepulauan Selayar, putus diterjang air bah sun...
-
MEDIA SELAYAR | BONEHALANG — Naiknya pungutan retribusi di areal Pelabuhan Perikanan (PPI) Bonehalang, Kabupaten Kepulauan Selayar, oleh s...
-
Update Klasemen Sea Games 15/11/2011 (Kompas) Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi ...
-
MEDIA SELAYAR - Pelayaran kemanusiaan oleh aktivis internasional dan jurnalis dari berbagai negara dilaporkan media internasional dicegat o...
-
MEDIA SELAYAR. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia mengimbau kepala desa untuk tidak memberikan keputusan yang merug...

