MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Sehari Tiga Perahu Nelayan di Selayar Tenggelam Dihantam Ombak
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Sehari Tiga Perahu Nelayan di Selayar Tenggelam Dihantam Ombak

    Kamis, 23 Desember 2021, 18:31 WIB Last Updated 2021-12-23T10:31:13Z


    MEDIA SELAYAR.
    Dalam sehari terjadi 3 (Tiga) peristiwa kecelakaan laut, di perairanKepulauan Selayar. Dalam kejadian itu, 3 perahu nelayan tenggelam dihantam ombak dan gelombang tinggi di titik yang berbeda di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (22/12) lalu. 


    Peristiwa kecelakaan laut yang pertama dilaporkan, terjadi disekitar perairan Jailamu, bagian timur Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu. 


    Tiga awak perahu nelayan asal Pulau Rajuni tersebut berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melihat mereka dan selanjutnya dibawa ke Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu. 


    Sementara perahu jolloro yang digunakan ketiga nelayan tersebut hancur berkeping di hantam ombak. Ketiganya adalah Sakir (45)  bersama Sahir (42) Serta Mifta (29).


    Selain kecelakaan laut di perairan Kecamatan  Pasimasunggu, di Kecamatan Takabonerate area Taman Nasional Takabonerate juga terjadi 2 kecelakaan perahu nelayan bagang. 


    Kepala SPTN Wilayah II Jinato, Nur Aisyah Amnur, kepada Pewarta, pada Rabu (22/12) menjelaskan bahwa ada 2 perahu bagang yang tenggelam pada Selasa kemarin.  


    "Ada 9 orang nelayan asal Pulau Jinato Kecamatan Takabonerate yang berhasil diselamatkan setelah perahu bagang mereka tenggelam diterjang gelombang tinggi yang datang secara tiba-tiba", ucap Nur Aisyah Amnur. 


    Kesembilan orang nelayan yang diselamatkan berasal dari desa Jinato, masing-masing bernama Taju, Rispa, Rijal, Opal, Dail, Bakri, Burhan, Ikram dan Fikri. 


    Mereka diselamatkan oleh sebuah perahu nelayan yang lewat. Namun perahu Bagang mereka telah tenggelam di perairan laut Pasi Kumai, di Kawasan Nasional Takabonerate.


    "Kedua perahu nelayan bagang itu adalah milik nelayan Pulau Jinato. Masing-masing milik H. Tasbih dan milik nelayan bernama Sibe. Tapi semua awak perahu bagang selamat, dievakuasi ke Pulau Jinato," jelas Nur Aisyah Amnur.  


    Lebih lanjut, Nur Aisyah Amnur menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam 3 kejadian tersebut, namun kerugian dipastikan mencapai ratusan juta rupiah. (Tim). 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru