MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Dilaporkan Hilang, Nelayan Pulau Bonerate Ditemukan Terapung Tak Bernyawa
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Dilaporkan Hilang, Nelayan Pulau Bonerate Ditemukan Terapung Tak Bernyawa

    Minggu, 24 Oktober 2021, 10:46 WIB Last Updated 2021-10-24T03:31:56Z


    MEDIA SELAYAR.
    Tabo (70), seorang nelayan warga Dusun One Timur, Desa Bonea, Kecamatan Pasimarannu, Kepulauan Selayar, ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, pada Minggu (24/10) sekitar pukul 07.30 Wita. 


    Setelah dilaporkan hilang pada Sabtu (23/10) malam, warga Pulau Bonerate ini berhasil ditemukan disekitar perairan pantai Lea-Lea Desa Sambali, setelah dilakukan pencarian sejak semalam dan dilanjutkan pagi tadi. 


    Kepada Pewarta, Danramil 1415-03/Pasimarannu Kapten Syamsuddin, mengatakan bahwa warga Dusun One Timur, Desa Bonea tersebut berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 2 jam. 


    "Mayat ditemukan terapung disekitar pantai Lea-Lea, Desa Sambali. Mayat sudah terbawa arus ke arah barat dari lokasi pertama nelayan tersebut melakukan penyelaman", ucap Syamsuddin. 


    Lanjut, Kapten Syamsuddin menyampaikan bahwa pencarian dipimpin langsung oleh Kepala Desa Bonea Alwan Sihadji, bersama dengan pihak Koramil 1415-03 dan Polsek Pasimarannu, serta masyarakat. 


    Setelah ditemukan, mayat langsung dievakuasi oleh warga menuju rumah duka. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh pihak kesehatan terhadap mayat warga Desa Bonea itu, dan bisa dipastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap mayat tersebut, jelas Kapten Syamsuddin.


    Danramil 1415-03/Pasimarannu ini juga menyampaikan, menurut keterangan pihak kesehatan bahwa semasa hidupnya almarhum Tabo memiliki riwayat penyakit, dimana Ia sering pingsan ketika mengalami kelelahan. 


    Diberitakan sebelumnya, bahwa warga Pulau Bonerate ini turun melaut sejak Sabtu pagi, namun setelah pukul 20.00 Wita, Ia belum juga kembali ke rumah. 


    Hanya saja, sampan dan alat penangkap gurita dan pukat yang digunakannya saat melaut ditemukan di sekitar Tanjung Bayu Payung, dekat dari pinggir pantai Desa Bonea. Akan tetapi sampan yang ditemukan itu sudah tidak bersama dengan pemiliknya


    Terkait pemakamannya, kemungkinan akan dilaksanakan sore atau malam hari, karena pihak keluarga akan menunggu kedatangan anak korban dari Pasilambena, pungkas Danramil 1415-03/Pasimarannu ini. (Tim). 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru