MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Hari Tani Nasional Diwarnai Aksi Demo
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Hari Tani Nasional Diwarnai Aksi Demo

    Jumat, 24 September 2021, 19:18 WIB Last Updated 2021-09-24T11:18:55Z


    MEDIA SELAYAR.
    Hari Tani Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 September, di warnai demonstrasi ratusan mahasiswa yang menamakan diri Front Perjuangan Rakyat (FPR) Sulawesi Selatan.


    Ratusan mahasiswa tersebut berdemonstrasi di bawah jalan layang (Flyover) pertigaan Jl. AP. Pettarani - Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (24/9).


    Para demonstran hadir dengan mengenakan kaos yang didominasi warna hitam. Mereka juga tampak memakai pengikat kepala pita putih sambil membentangkan spanduk, benner dan lain-lain.


    "Wujudkan Reforma Agraria Sejati," tulisnya dalam benner.


    Pengunjuk rasa, dalam orasinya menyampaikan beberapa isu terkait kondisi kaum tani di Indonesia. Mulai dari perampasan lahan, keberpihakan pemerintah terhadap petani dan kesejahteraan para petani.


    "Berbagai konflik perampasan lahan petani saat ini bergulir tampa adanya penyelesaian yang jelas dan berpihak kepada kaum tani," ucap seorang orator dari atas mobil pengeras suara.


    Petani harus sejahtera dan merdeka di atas lahan mereka, tampa bayang-bayang penyerobotan lahan ataupun sengketa, ucap orator lain.


    Dalam spanduk yang dibentangkan pengunjukrasa, setidaknya ada tujuh poin tuntutan yang disuarakan.


    1. Tolak pembaharuan HGU PTPN Takalar, dan Lonsum Bulukumba.


    2. Selesaikan kasus sengketa lahan di Sulsel.


    3. Sahkan RUU PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual).


    4. Wujudkan kedaulatan pangan.


    5. Cabut UU Cipta Kerja.


    6. Deklarasikan darurat iklim.


    7. Wujudkan reforma agraria sejati dan bangun industri nasional.


    8. Jamin kestabilan harga produksi petani.


    9. Cabut UU Dikti


    10. Perpanjang moratorium sawit.


    11. Tingkatkan komitmen NOC Indonesia sesuai perjanjian Paris..


    12. Hentikan tindakan represif dan kriminalisasi aktivis.


    Demonstrasi tersebut dikawal oleh jajaran Polsek Panakkukang dan Polrestabes Makassar itu, dan berjalan cukup tertib. (***).

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru