MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Dituduh Lecehkan Pasien Wanita, Perawat Puskesmas Tanete Mengaku Difitnah
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Dituduh Lecehkan Pasien Wanita, Perawat Puskesmas Tanete Mengaku Difitnah

    Selasa, 10 Agustus 2021, 00:04 WIB Last Updated 2021-08-09T16:04:23Z


    MEDIA SELAYAR. Kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum perawat Puskesmas Tanete, SL (30) terhadap pasien ES (17) di Puskesmas Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba kini ditangani Polisi. 


    Reskrim Polsek Bulukumpa sedang menyelidiki kebenaran informasi yang disampaikan oleh suami Korban. Pasalnya, keterangan dari oknum perawat SL sangat jauh berbeda dengan yang disampaikan korban ke publik.


    Oknum SL mengklarifikasi informasi yang beredar ke publik, mengaku tudingan terhadap dirinya yang melakukan pelecehan,  itu tidak benar. Ia pun mengaku sengaja difitnah.


    Termasuk kronologis kejadian, SL mengaku pernyataan ES sangat berbeda dengan yang terjadi. Pasalnya, ia sama sekali tak pernah melecehkan ES. Terlebih dirinya memiliki sumpah dalam menjalankan tugas keperawatan.


    "Apa yang disampaikan oleh ES itu sama sekali  tidak benar. Soal mencium dia dan melecehkan, saya tidak melakukannya," Ujar SL.


    SL mengurai, ES menjalani perawatan di UGD Puskesmas. Ia dirawat seorang diri tanpa didampingi pihak keluarga hingga malam hari. Karena ES akan dipindahkan dari UGD ke rawat Inap, akhirnya SL membantunya untuk pindah kamar.


    "Saat itu, saya bantu dia pindah kamar, karena tidak didampingi keluarganya. Pasien saat itu mengalami demam tinggi dan susah tidur. Saya menawarkan untuk padamkan lampu, dan ia pun setuju. Setelah itu saya kembali ke ruangan saya beristirahat", Ujar SL.


    Bahkan kata SL, saat ES demam tinggi, Ia menyiapkannya kompres. Saat itulah ia kaget dan keluar kamar.


    "Saat saya letakkan kompres di kepalanya, dia kaget. Mungkin disitu dikiranya saya menciumnya padahal tidak. Saya bahkan keluar ruangan setelah mengompresnya dengan air," Ujar SL.


    Saat itu, ES bahkan duduk di depan pintu masuk UGD dengan selang inpus yang masih terpasang. Dia hendak menghubungi keluarganya. ES bahkan meminjam telepon genggam SL. Sayang, sambungan teleponnya tak terhubung.


    "Jadi dia terus berupaya telpon suaminya pakai HPku, tapi tidak tersambung. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil HP saya dan meminta izin ke tan jaga saya untuk istirahat. Tapi tak berselang lama, tiba-tiba ada teriakan yang cari saya. Datang seorang laki-laki mencari saya dan memukul saya sebanyak 3 kali. Lalu ketkga kalinya baru saya membalas," Ujar SL. (AR). 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru