MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar KRI Nanggala-402 Terdeteksi Berada Sekitar 40 Kilometer Utara Bali
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    KRI Nanggala-402 Terdeteksi Berada Sekitar 40 Kilometer Utara Bali

    Jumat, 23 April 2021, 20:15 WIB Last Updated 2021-06-11T08:11:20Z


    MEDIA SELAYAR.
    Titik KRI Nanggala-402 terdeteksi berada kurang lebih 40 Kilometer Utara Bali. Demikian disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia Mayor Jenderal TNI Achmad Riad, pada Jum'at (23/4).



    Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia Mayor Jenderal TNI Achmad Riad, menyampaikan perkembangan operasi pencarian KRI Nanggala-402, dan hingga saat ini operasi tersebut masih terus dilakukan. 



    Dalam keterangan pers di Pangkalan TNI AU Ngurah Rai, Bali, Jumat (23/4), Achmad Riad mengungkapkan titik pencarian semakin difokuskan di salah satu lokasi di utara Pulau Bali.



    "Jadi kalau ditarik garis jaraknya dari cerukan bawah itu kurang lebih sekitar 40 kilometer utara Bali. Sehingga sekarang sedang dilaksanakan terus pemantauan di wilayah tersebut dengan memanfaatkan semua peralatan yang ada", kata Riad.



    Lanjut, Kepala Pusat Penerangan TNI ini mengatakan disekitar daerah tersebutlah diperkirakan dari yang kemarin ditemukan ada tumpahan minyak kemudian juga ada daya magnet yang besar itu sudah mulai terdeteksi di daerah tersebut.



    Achmad Riad juga menyebut, kalau ada 21 KRI, termasuk KRI Alugoro yang terlibat dalam pencarian itu. Bantuan dari sejumlah lembaga seperti Polri juga sudah dikerahkan.



    "Dari kepolisian ROV juga sudah dikerahkan semua, termasuk dari KRI Rigel," ujar Riad.



    Bantuan dari negara-negara sahabat juga sudah mulai tiba. Misalnya lima personel Angkatan Bersenjata Singapura sudah on board di KRI Dr. Soeharso maupun tim asal Amerika Serikat (AS). "Timnya sudah datang tadi untuk berkoordinasi," kata Riad. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru