MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar Gempa Bumi 5.9 SR Guncang Sulawesi Barat
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar

    Gempa Bumi 5.9 SR Guncang Sulawesi Barat

    Media Selayar
    Kamis, 14 Januari 2021, 19:18 WIB Last Updated 2021-01-14T11:25:50Z


    MEDIA SELAYAR
    . Gemba Bumi berkekuatan 5,9 SR terjadi di Sulawesi Barat pada Kamis siang (14/1), pukul 13.35 WIB.

    Akibatnya 2 rumah warga Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat mengalami kerusakan saat gempa M5,9 terjadi. Sementara itu dilaporkan kalau pihak BPBD masih melakukan pendataan terkait dampak gempa yang terjadi di darat sekitar 4 km barat laut Majene Sulawesi Barat. 


    Laporan sementara lainnya menyebutkan 1 unit barak Sabhara Polda Sulawesi Barat mengalami kerusakan. Di samping itu, 1 orang mengalami luka-luka  dan telah mendapatkan perawatan medis.


    Guncangan gempa kuat selama kurang lebih 3 detik. Masyarakat panik dan keluar rumah. Setelah gempa terjadi, BPBD Kabupaten Majene melakukan koordinasi dengan perangkat kecamatan dan desa terkait dampak dari gempa. 


    Sedangkan BPBD Kabupaten Mamuju menginformasikan warganya merasakan guncangan kuat 3 hingga 4 detik. Masyarakat juga panik dan keluar rumah. Tim Reaksi Cepat BPBD setempat masih melakukan pendataan dampak gempa.


    Hal serupa juga diinformasikan BPBD Kabupaten Poliwali Mandar. Gempa dirasakan kuat oleh masyarakat sekitar 3 detik. Masyarakat panik dan keluar rumah untuk menghindari dampak buruk gempa. 

    Dikutip dari laman BPNB, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati menyatakan bahwa pusat terjadi dikedalaman 10 km ini tidak memicu terjadinya tsunami.

     

    Melihat analisis peta guncangan BMKG dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M5,9 memicu kekuatan guncangan IV MMI di Mamuju, III – IV MMI di Majene, Mamuju Utara, Majuju Tengah, III MMI di Toraja, Mamasa, II – III MMI di Pinrang, Pare-pare, Wajo, Polewali Mandar, Tanah Grogot, II MMI di Balikpapan. 


    Skala Mercalli tersebut merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa. Deskripsi BMKG pada skala IV MMI menunjukkan pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik serta dinding berbunyi. 


    Skala III MMI menunjukkan adanya getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Sedangkan II MMI, ini menunjukkan adanya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.


    BNPB masih melakukan koordinasi dengan beberapa BPBD untuk memonitor kondisi pascagempa.

     

    Belum ada konfirmasi terkait korban dan jumlah kerugian akibat kejadian alam ini. Namun gempa yang terjadi dirasakan hinga Luwu Timur dan Kabupaten Wajo. 

    (***)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru