MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar KM. Asia Satu Karam Di Pantai Timur Pulau Selayar, Tim SAR Masih Berupaya Evakuasi 17 Awaknya
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    KM. Asia Satu Karam Di Pantai Timur Pulau Selayar, Tim SAR Masih Berupaya Evakuasi 17 Awaknya

    Media Selayar
    Jumat, 17 Juli 2020, 05:27 WIB Last Updated 2020-07-16T21:52:03Z

    MEDIA SELAYAR. KM. Asia 1 Perintis terdampar dan kandas di pantai timur Dusun Gantarang Lalangbata Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar, pada hari Kamis (16/7) sore.

    Tim SAR gabungan masih berupaya melakukan evakuasi terhadap 17 awaknya dari lokasi kejadian yang harus melalui medan berat.

    KM. ASIA 1 Perintis yang di nahkodai oleh Hamid Halik, berangkat dari Bima tujuan pelabuhan Baban, Kabupaten Halmahera, Maluku Utara.

    Kapal mengalami kerusakan mesin di Selat Buton sejak hari Rabu (15/7) pagi, akhirnya terombang-ambing, terbawa arus dan terdampar di pantai, sekitar 2 meter dari pinggir tebing sebelah timur kampung Gantarang Lalangbata Selayar.

    Kapal ini diketahui memuat penumpang sebanyak 17 orang, namun baru 5 orang yang turun dari kapal dan menuju kampung Gantarang Lalangbata.

    Hal ini terungkap setelah Pewarta mewawancarai langsung salah seorang awak KM. Asia 1 Perintis, Almu'in Abbas, mengatakan bahwa kapal mengalami kerusakan mesin sejak Rabu kemarin.

    "Kapal mengalami kerusakan mesin di Selat Buton, hingga akhirnya terombang-ambing dan terbawa arus hingga terdampar di pantai timur Selayar", ungkap Almu'in.

    Setelah posisi kapal berada sekitar 2 meter dari pinggir tebing sebelah timur pantai, 5 orang kru kapal mencoba naik ke darat dan menuju kampung Gantarang Lalangbata.

    "Kami 5 orang berusaha naik ke darat dan menuju perkampungan untuk meminta bantuan, karena persiapan makanan sudah menipis", ungkap Almu'in.

    Namun saat ini 3 orang rekannya kembali ke pantai timur Gantarang, bersama dengan Bhabinkantibmas dan Babinsa Desa Bontomarannu untuk melihat kondisi penumpang lainnya yang masih bertahan di atas kapal. (AFD).
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru