MEDIA SELAYAR. Seorang ibu guru bernama Andi Anita (37) terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena terkena busur panah saat pulang melaksanakan tugas mengajar di sekolahnya.
Andi Anita terkena busur saat melintas di Jl Syarif Alqodri Benteng, sekitar pukul 16.30 Wita.
Satu anak panah busur yang menancap di tangan kiri korban berhasil dicabut tim rumah sakit
"Korban guru SD, dia dibonceng saat pulang dari mengajar lalu kena busur," ujar Paur Humas Polres Selayar Ipda Hasan kepada Pewarta pada, Kamis (6/2).
Ipda. Hasan menceritakan kronologis kejadian, Ibu Guru Andi Anita terkena busur oleh seorang siswa kelas III SMP yang sedang bermain busur milik bapaknya. Busur itu dimainkan bocah saat bapaknya tertidur.
"Anak itu menemukan busur milik bapaknya yang digunakan untuk jaga kebun. Jadi orang tuanya yang lalai," ujar Hasan.
"Busur itu untuk mengusir babi, tupai di kebunnya. Jadi dia pulang dari kebun, dia simpan di atas lemari. Anaknya mungkin baru lihat dia mau tes akhirnya kena pengendara," katanya.
Bocah dan bapaknya sebagai pemilik busur tersebut telah diperiksa dan diambil keterangannya di Mapolres Selayar. Namun polisi belum memutuskan status hukum keduanya.
"Iya, barang bukti busur sudah kita amankan," pungkas Ipda. Hasan.
Sementara itu kondisinya luka pada tangan kiri dan sudah kembali ke rumahnya. (Rikki).
Trending Now
-
MEDIA SELAYAR | TEHERAN — Serangan drone dilaporkan menghantam pusat elektronik dan radar strategis Israel di Haifa serta fasilitas bahan ...
-
MEDIA SELAYAR ■ TEL AVIV — Lima pembangkit listrik utama rezim Zionis yang menghasilkan lebih dari setengah listrik Israel dianggap sebagai...
-
MEDIA SELAYAR - Sangat disayangkan karena Kabupaten Kepulauan Selayar yang wilayah lautnya menjadi penyangga perikanan di Sulawesi Selatan ...
-
MEDIA SELAYAR | JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan momentum Idul Fitri 1447 Hijriah untuk memperkuat hubungan dengan negara-n...
-
MEDIA SELAYAR | JAKARTA — Ketua Guru Ngaji dan Mubaligh Indonesia, Ustadz Ahmad Sodiq meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji ulang ter...


