MEDIA SELAYAR. Serah terima jabatan Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B, Kabupaten Kepulauan Selayar, dari pejabat lama, Dedi Setiawan, Bc. IP, SH, kepada pejabat baru, Aris Sakuryadi, A Md.IP, S.Sos, MH, berlangsung di aula Rutan, Benteng Kepulauan Selayar, pada Selasa (28/1).
Hadir dalam serah terima jabatan Ka. Rutan Selayar, diantaranya, Ka Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Prov Sulsel, Drs. Priyadi Bc.IP., M.Si, Bupati Kepulauan Selayar, H. M. Basli Ali, Kapolres AKBP Temmangnganro Machmud. S ok, MH, Dandim 1415, Selayar, Letkol Arm Yuwono, unsur Kejari dan beberapa pejabat undangan lainnya lingkup Kemenkum HAM Selayar.
Bupati Kepulauan Selayar, H. M. Basli Ali dalam sambutannya menyampaikan, selamat datang Kepada Ka. Rutan yang baru dan selamat bertugas.
"jangan segan berkoordinasi kepada kami jika ada hal hal yang ingin disampaikan" harap H.M Basli Ali.
Bupati juga menyampaikan bahwa Kepala Rutan, Pak Dedi sangat aktif dalam menghadiri kegiatan yang dilak sanakan pemerintah daerah.
Sementara itu Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Provensi Sulsel, Drs. Priyadi Bc.IP., M.si. juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Pak Dedi, Ka Rutan yang lama atas dedikasi dan pengabdiannya di Rutan Selayar dan selamat bertugas ditempat baru semoga makin sukses.
Ia berharap agar Ka. Rutan yang baru mendukung sepenuhnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk kemajuan Selayar. (*).
Trending Now
-
MEDIA SELAYAR | JAKARTA— Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar menyatakan bahwa pemerintah perlu meningkatkan cadangan untuk mengantisipasi ...
-
MEDIA SELAYAR | TEHERAN — Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf dengan tegas menolak semua usulan gencatan senjata. Ia menekankan perl...
-
MEDIA SELAYAR — JAKARTA — Perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah merupakan kekhawatiran serius bagi pemerintah Indonesia. Lebih jau...
-
MEDIA SELAYAR ■ TEHERAN — Ribuan orang berkumpul di Minab, Iran, untuk pemakaman massal bagi mereka yang tewas pada hari Sabtu lalu, ketik...
-
MEDIA SELAYAR | QATAR — Harga minyak mentah telah meroket melampaui $100 per barel menyusul dampak dari perang tanpa provokasi antara AS da...


