MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar 3 Gae Asal Takalar Tertangkap Operasi Di Kawasan Takabonerate, Sebuah Kapal Es Diduga Berisi Ikan Hasil Bom Turut Diamankan
  • Jelajahi

    Copyright © MediaSelayar.Com | Medianya Orang Selayar
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    3 Gae Asal Takalar Tertangkap Operasi Di Kawasan Takabonerate, Sebuah Kapal Es Diduga Berisi Ikan Hasil Bom Turut Diamankan

    Media Selayar
    Kamis, 30 Januari 2020, 13:01 WIB Last Updated 2020-01-30T05:17:49Z
    MEDIA SELAYAR. Sebanyak 3 kapal Gae dan kapal es penampung berisi ikan yang diduga hasil bom ikan, diamankan oleh personil Polhut di kawasan Takabonerate Selayar, pada Rabu (29/1). Ke 3 kapal gae dan kapal es tersebut sementara diamankan, Sementara tersangka yang diduga pelaku bom ikan, disebut melarikan diri dan sementara dilakukan pengejaran. Demikian disampaikan dari sumber yang layak dipercaya terkait kejadian penangkapan ini.

    Kepada Pewarta yang melakukan konfirmasi, sumber meminta agar bisa bersabar menunggu hasil pemeriksaan. Namun pada intinya membenarkan adanya 4 kapal yang diamankan dimana salah satunya diduga kuat terlibat dalam kegiatan destructive fishing di Kawasan Takabonerate Selayar.

    Ditanya mengenai asal kapal Gae tersebut, sumber menyebut bahwa kapal nelayan ini berasal dari Galesong, Kabupaten Takalar. Sementara kapal es yang isinya ikan ekor kuning dan Sarisi yang diduga kuat hasil bom ikan, tidak disebutkan dari mana asalnya. Yang pasti menurut sumber, sempat terjadi kejar-kejaran antara  petugas dan perahu nelayan yang diduga pelaku bom ikan namun tidak jelas dari mana asal nelayan pembom tersebut.

    Kendati demikian, menurut sumber, identitas pelaku telah dikantongi dan menungu hasil pemeriksaan para nelayan yang diamankan tersebut.

    Sementara itu, Pewarta di Jinato juga melaporkan hal yang sama, yakni ada 4 kapal diamankan oleh petugas Jagawana pada Rabu (29/1). Pewarta Jinato juga menyebut bahwa ada kapal yang berisi ikan ekor kuning dan ikan Sarisi (ruma-ruma-Red. Dalam Bahasa Selayar) yang diduga kuat adalah hasil tangkapan bom ikan.

    Masih maraknya terdengar kegiatan destructive fishing di perairan laut Selayar membuat pemerhati masyarakat Selayar, berharap banyak, agar Pemerintah yang berwenang segera turun mengambil sikap dan memangkas jaringan kegiatan illegal tersebut, termasuk bila ada oknum yang terlibat membackingi pelaku, agar menghentikan aktivitas tidak terpujinya, sebelum semua terlanjur dan perilakunya terbongkar ke publik. (Rikki)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru