MEDIA SELAYAR. Samsat dan Polres Kepulauan Selayar melakukan operasi penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang berlangsung di Appabatu, Kelurahan Benteng Utara, Benteng, Rabu (11/12).
Operasi PKB, dipimpin Kanit Regident Polres, IPTU. Arifin Nu'mang, SE yang juga diikuti langsung Kepala Urusan Samsat, Kasmir.
Selain itu terpantau Kanit Turjawali Satlantas Polres, IPTU Sennang dan beberapa personil Lantas serta unsur Dispenda Pemkab Kepulauan Selayar.
Operasi berlangsung kurang lebih 3 jam dan berhasil menjaring kendaraan penunggak pajak, baik roda dua maupun roda empat dan enam dengan keterangan tilang.
Kanit Regident Polres, IPTU Arifin Nu'mang, kepada Pewarta mengatakan bahwa, target operasi penertiban pajak kendaraan ini, selain mengawal Samsat dalam pemenuhan target pajak, juga sekaligus untuk peningkatan PNBP dari Kepolisian.
"Banyaknya pemilik kendaraan yang menunggak pajak kendaraan, sehingga kami lakukan operasi penertiban pajak", ungkap IPTU. Arifin Nu'mang, Kanit Regident Polres.
Sementara itu Kepala Urusan Samsat Selayar, Kasmir ditempat yang sama mengatakan bahwa tujuan operasi ini kita upayakan agar pembayaran pajak kendaraan direalisasikan oleh pemilik kendaraan.
"meskipun tidak dirinci berapa jumlah kendaraan yang menunggak membayar pajak, akan tetapi target untuk tahun 2019, sudah hampir terpenuhi", jelas Kasmir. ("")
Trending Now
-
MEDIA SELAYAR. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar meraih penghargaan Adipura Tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan ...
-
MEDIA SELAYAR. Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Ujang Darmawan Hadi Saputra, SH.,S.IK.,MM.,M.IK, menghadiri buka puasa bersama yang dilaksana...
-
MEDIA SELAYAR – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, getarannya...
-
JAKARTA, Industri perjalanan Umrah Indonesia mulai melihat desa sebagai ruang baru untuk membangun pasar, bukan sekadar sebagai sumber calo...
-
JAKARTA ■ MEDIA SELAYAR — Ketua Umum Lembaga Investigasi Negara (LIN) Gus Robi Irawan Wiratmoko mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) seg...


