Diduga Keracunan Sate, Seorang Anak Dilarikan Ke Rumah Sakit

Iklan Semua Halaman


Header Menu

Diduga Keracunan Sate, Seorang Anak Dilarikan Ke Rumah Sakit

Media Selayar
Rabu, 30 Oktober 2019
MEDIA SELAYAR- MAROS. Seorang anak usia 7 tahun terpaksa di larikan ke Rumah Sakit Daerah Salewangan Maros, untuk menjalani perawatan medis secara intensif. Rabu, (30/10/2019).

Korban diketahui berinisial AA, warga Desa Bonto Matene,  Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Yang sebelumnya diduga mengalami keracunan usai menyantap sate di pesta pernikahan di wilayahnya, yang berlangsung pada selasa malam (29/10) kemarin.

Dimana pemilik hajatan sebelumnya diketahui sedang memotong dua ekor sapi dan satu ekor kuda, untuk di komsumsi pada saat acara berlangsung.

"Yang saya tau dia keracunan habis makan sate daging sapi di pesta pernikahan", Kata Nurwati, ibu korban.

Lebih lanjut Nurwati menjelaskan, saat itu kondisi anaknya sedang muntah-muntah dan  lemas usai menyantap sate. Sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

"kondisinya sekarang alhamdulillah sudah baik. Dia di bawah ke rumah sakit pada selasa malam sekitar jam 12.00 Wita,". Terangnya.

Tidak hanya anaknya yang jadi korban keracunan usai menyantap makanan di pesta pernikahan itu. Nurwati juga mengatakan, jika sebelumnya sekitar 30 orang warga setempat juga sempat mengalami gejala yang sama termasuk salah seorang petugas yang berjaga.

Beberapa korban lainnya sebelumnya dirawat di Puskesmas Mandai dan rumah sakit TNI AU Dr. Dody Sarjoto, sebelum kembali ke rumah masing-masing.

"Ada aparat keamanan juga yang kena, kemarin malam juga ada sekitar 30 orang yang dekat situ, dirawat di rumah sakit Auri" Paparnya.

Sementara itu, melalui Humas Rumah Sakit Daerah Salewangan, Ratna Edi menuturkan, jika per 30 oktober pihaknya telah menerima dua orang pasien yang mengalami keracunan.

"Ada dua orang pasien (keracunan) yang masuk per 30 oktober hari ini. Satu orang sudah pulang, satu orang lagi kondisinya masih di rawat sementara observasi,". Jelasnya.

Hingga saat ini, puluhan korban diduga keracunan yang sebelumnya sempat dirawat di puskesmas dan rumah sakit telah kembali ke rumah masing-masing.

Berbeda dengan satu orang pasien lainnya yang masih menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit daerah salewangan Maros.

Petugas Kepolisian jajaran Polsek Mandai juga telah menangani kasus ini, dan telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik hajatan termasuk tukang masak untuk acara pernikahan. (AMP)