Sumur Bor Jadi Pilihan Pemerintah Desa Menara Indah Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Iklan Semua Halaman


Loading...

Header Menu

Sumur Bor Jadi Pilihan Pemerintah Desa Menara Indah Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Media Selayar
Rabu, 07 Agustus 2019
Sumur Bor Jadi Pilihan Pemerintah Desa Menara Indah, Untuk Penuhi Kebutuhan Warganya

MEDIA SELAYAR. Pemerintah Desa Menara Indah, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan proyek pembangunan sumur bor, dengan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 dengan total biaya 89 juta rupiah.

Pembangunan sumur bor ini terletak kurang lebih 300 Meter dari perkampungan warga desa.

Kepala Desa Menara Indah, Mustafa menjelaskan kalau proyek aumur bor ini merupakan hasil musyawarah desa tahun 2018 lalu, yang kemudian dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan dilaksanakan pada tahun 2019 ini.

Sumber air, lanjut Mustafa, sangat dibutuhkan oleh warga pulau Pasi, dimana selama ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga hanya mengandalkan air hujan yang ditampung setiap kali hujan.

Tujuan pembangunan sumur bor ini sangat sederhana, agar pemenuhan kebutuhan air bersih sebagai pelayanan sosial dasar masyarakat dapat tercapai", kata Mustafa

"Harapannya sangat sederhana, agar mereka juga bisa menikmati air bersih seperti masyarakat Desa lainnya, jelas Mustafa.

Pembangunan Desa pada prinsipnya adalah sebuah proses usaha yang di rencanakan dan upayakan dengan cara sistematis dan berkesinambungan untuk mencapai sebuah situasi dan kondisi yang lebih baik dari saat ini, kunci Mustafa.

Sementara itu, data dan informasi yang diterima dari Pendamping Lokal Desa Masyarakat Pulo Pasi, Desa Menara Indah, bahwa selama berpuluh-puluh tahun, warga desa hanya mampu menikmati air hujan yang ditadah melalui bak-bak penampungan pada tiap-tiap rumah.

Air Hujan inilah yang mereka gunakan sebagai sumber air untuk minum, masak, mandi dan cuci sebagai solusi efektif dan sederhana dibanding solusi lainnya seperti teknologi desalinasi air laut sangat menelan biaya yang cukup besar.

Berangkat dari masalah yang ada, sehingga Pendamping Lokal Desa mengusulkan adanya program kegiatan pemenuhan air bersih dengan jalan membangunan Sumur Bor yang saat ini sementara berjalan, dengan harapan agar apa yang direncanakan dapat terlaksana dan dapat dinikmati manfaatnya oleh warga desa. (Afdal)