Rumah Menteri Susi Pudji Astuti Dilempari

Header Menu

MEDIASELAYAR.COM | MEDIANYA ORANG SELAYAR
Cari Berita

Advertisement


Rumah Menteri Susi Pudji Astuti Dilempari

Media Selayar
Sabtu, 03 Agustus 2019

Rumah Menteri Susi Pudji, Astuti Dilempari

MEDIA SELAYAR. Pos Pengamanan rumah kediaman Menteri Susi Pudji Astuti Jalan Merdeka, Pangandaran, Jawa Barat, dirusak oleh orang tak dikenal pada Jumat (2/8) dinihari.

Kaca pos keamanan dirumah tersebut tampak pecah dan berserakan. Rumah tersebut juga digunakan sebagai kantor PT ASI Pudjiastuti Aviation Pangandaran. Pos tersebut juga telah dipasangi garis polisi.

Salah seorang petugas keamanan PT ASI Pudjiastuti Aviation, Hendrawan mengatakan, perusakan kaca pos satpam terjadi pada pukul 00.50 WIB.

Saat itu, dia sedang berada di ruang resepsionis

"Saya lagi ngecas handphone di ruang resepsionis. Kebetulan ruang pos satpam (yang dirusak) sedang diperbaiki," kata Hendrawan saat ditemui di lokasi kejadian.

Perusakan dilakukan dengan memecahkan kaca jendela dengan dilempar batu.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, kejadian berawal ketika petugas keamanan Susi Air Pangandaran pada saat itu sedang berjaga di pos depan rumah kediaman Susi. Sekira pukul 00.30 WIB, petugas itu melaksanakan kontrol di sekitaran kediaman Ibu Susi.

"Saat petugas sedang berada di tempat penerima tamu, terdengar suara kaca pecah," kata dia, Jumat (2/8).

Setelah dicek, lanjut dia, terlihat kaca pos satpam dalam keadaan pecah. Berdasarkan keterangan saksi, tidak terdengar suara motor yang lewat.

Bismo mengatakan, saksi langsung menghubungi polisi bahwa telah terjadi pengrusakan kaca. Akibat kejadian tersebut, diperkirakan terdapat kerugian sebesar Rp 800 ribu. 

Ia mengatakan, Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis langsung bergerak cepat memburu perusak pos satpam itu setelah menerima laporan. Alhasil, pelaku dapat ditangkap di daerah Pangandaran.

"Pelaku sudah ditangkap, ada satu orang," kata dia.


Pelaku berinisial A (38 tahun) langsung dibawa Polres Ciamis untuk menjalani pemeriksaan. Bismo belum mau memberikan keterangan lebih lanjut terkait peristiwa itu. (*****)